FISIP UIN Bandung Inisiasi Kerjasama dengan Bandung Barat Untuk Konstruksi Ikon Pariwisata
Terasjabar.co – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berupaya menginisiasi kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam rangka mengkonstruksi dan menentukan ikon pariwisata daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penentuan Ikon Pariwisata Kabupaten Bandung Barat yang berlangsung di Hotel Gumilang, Kamis (4/12/2025).
Kegiatan FGD ini menjadi forum diskusi awal yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait untuk merumuskan konsep ikon pariwisata yang merepresentasikan karakter, potensi, dan identitas Kabupaten Bandung Barat.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama FISIP UIN Bandung Dr. H. Moh. Dulkiah, M.Si. menegaskan bahwa keterlibatan civitas academica dalam pembangunan daerah merupakan elemen penting yang dapat menjadi pemicu lahirnya kebijakan berbasis riset dan kebutuhan masyarakat.
“Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi menara gading. Kehadiran akademisi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, termasuk dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, melalui forum diskusi ini, FISIP UIN Bandung berupaya menghadirkan pendekatan akademik dalam merumuskan ikon pariwisata yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi penguatan ekonomi daerah.
“Ikon pariwisata harus dibangun berdasarkan kajian ilmiah, potensi lokal, serta identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, ikon tersebut tidak hanya menjadi penanda visual, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menciptakan kebijakan publik yang inovatif dan aplikatif.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penentuan ikon pariwisata saja, tetapi berkembang pada riset kebijakan, pendampingan masyarakat, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.
Melalui FGD ini, FISIP UIN Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pengetahuan dan kearifan lokal.






Leave a Reply