Sidang Masa Jabatan KPI 5 Tahun, Hakim MK Memberi Saran Perbaikan

Terasjabar.co – Sidang tentang masa jabatan Komisioner KPI/KPID mulai digelar dengan acara pemeriksaan pendahauluan di Mahkamah Konstitusi Jumat (23/2/2024). Sidang ini diajukan oleh Syaefurrochman Achmad, komisioner KPID Jawa Barat, untuk menguji pasal masa jabatan KPI pasal 9 ayat 3 UU Penyiaran Nomor 32 tahun 2002.

Melalui kuasa Hukumnya dari Kantor Hukum Zein Al Faqih, pasal ini dinilai diskriminatif karena membedakan dengan masa jabatan lembaga negara lainnya yang sama-sama memiliki kedudukan konstitusional importance, yakni lembaga negara yang independen dan memiliki kedudukan yang sejajar dengan lembaga negara dalam Undang-Undang Dasar 1945. Lembaga dimaksud seperti KPPU, Ombudsman, Komnas HAM, Komisi Yudisial, Lembaga Penjamin Simpanan, LPSK, KPAI, OJK, KPU, Badan Pengawas Pemilu, Komisi Aparatur Sipil Negara.

“Yakin dengan KPI sebagai lembaga negara yang memiliki konstitusional importance? Coba analisisnya diperkuat agar tidak kabur, kaitkan dengan putusan MK 72/2023 dan putusan MK 112/2023,” kata Hakim Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H. ketika memberi saran agar argumentasinya diperkuat dengan melihat putusan MK yang lain.

Selain mendapat masukan dari Hakim M. Guntur, pemohon juga mendapat masukan dari Hakim Ketua Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H., M.H dan hakim anggota Prof. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H.

Sebelumnya Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan Nurul Gufron dari KPK tentang jabatan komisioner KPK dari 4 tahun menjadi 5 tahun. Alasannyal KPK adalah lembaga negara independen yang memiliki konstitusional impoirtance, namun faktanya berbeda (tidak adil) dengan lembaga negara sejenis seperti KPPU, Ombudsman, Komnas HAM, Komisi Yudisial, Lembaga Penjamin Simpanan, LPSK, KPAI, OJK, KPU, dana lain-lain, yang masa jabatannya 5 tahun.

Pemohon berharap Hakim MK menyatakan pasal 9 ayat (3) UU 32/2002 tentang masa jabatan ketua, wakil ketua dan anggota KPI Pusat dan KPI Daerah 3 (tiga) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya, dinyatakan inkonstitusional bersyarat dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai “Masa Jabatan Ketua, Wakil Ketua dan anggota KPI Pusat dan KPI daerah 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya”.

Sidang akan dilanjutkan 7 Maret untuk memberi kesempatan melengkapi permohonan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − twelve =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia