Survei Litbang “Kompas”: Elektabilitas Demokrat Meningkat di Kalangan Gen Z

Terasjabar.co – Survei Litbang Kompas merilis elektabilitas partai politik berdasarkan pemilih Gen Z di kalangan usia 17-25 tahun. Hasilnya, Partai Demokrat menjadi salah satu partai idaman anak muda karena semakin mendapat perhatian besar.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 24 September-7 Oktober 2022, elektabilitas Partai Demokrat di kalangan pemilih anak muda naik dan berada di 18,4 persen.

Persentase ini menanjak dari survei Litbang Kompas sebelumnya pada Juni 2022, di mana Demokrat dipilih 15 persen Gen Z. Angka tersebut membuat Demokrat tetap berada di posisi kedua dalam tren elektabilitas partai politik berdasarkan pemilih anak muda.

Posisi pertama tetap dihuni oleh PDI-P dengan 19 persen. Walau persentasenya menurun dari Januari 2022 (19,5 persen) dan Juni 2022 (20,4 persen).

“Di jajaran partai papan atas, Partai Demokrat mendapatkan perhatian besar dari responden berusia 17 hingga 25 tahun,” demikian dikutip dari Kompas.id, Rabu (2/11/2022).

Survei Litbang “Kompas”: Suara Demokrat Meningkat di Kalangan Gen Z (Litbang Kompas/RFC/RTA)

Dengan meningkatnya pemilih anak muda, elektabilitas Partai Demokrat secara keseluruhan turut menguat. Pasalnya, partai politik papan atas lain seperti Golkar dan PDI-P justru semakin kehilangan suara Gen Z.

“Layak untuk mengatakan bahwa partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (Ketua Umum Partai Demokrat) ini menjadi salah satu partai idaman generasi muda,” tulis Litbang Kompas.

Dengan demikian, Partai Demokrat semakin mengejar elektabilitas PDI-P yang saat ini masih berada di puncak dengan keterpilihan 19 persen. Demokrat juga bisa memiliki peluang menarik simpati dan perhatian pemilih muda dibandingkan partai-partai papan atas lainnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan secara tatap muka. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Dengan menggunakan metode ini, survei berada di tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *