Zulkifly Chaniago: SPAM Penting Untuk Kebutuhan Masyarakat
Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Subang dalam rangka meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Kamis (10/02/2022).
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan merupakan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Pusat dan diteruskan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Kota.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE. mengatakan bahwa program SPAM Pedesaan ini dilaksanakan atas dasar kesulitan masyarakat khususnya yang tinggal di pelosok dalam memperoleh Air Minum yang bersih.
“SPAM Pedesaan ini dilaksanakan atas dasar kesulitan masyarakat yang tinggal di daerah plosok dalam memperoleh Air Minum yang bersih,” kata Zulkifly saat meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Subang, Kamis (10/2/2022).

Menurutnya, bantuan ini lebih mengutamakan kepada pendistribusian air ke masyarakat. Sebelumnya masyarakat melakukan pengambilan secara mandiri melalui selang kecil dari sumber mata air sehingga air yang tertampung di setiap rumah tidak merata.
“Setelah adanya instalasi Water meter pendistribusian di wilayah ini lebih berkeadilan dan merata ke setiap rumah,” ujarnya.
Setiap rumah itu mendapatkan akses air kurang lebih perkubiknya itu Rp 1.500,-. Sedangkan rata-rata penggunaan air di wilayah ini sektira 10 kubik perbulan. Sehingga masyarakat mengeluarkan biaya untuk pembelian air, sekitar 15 ribu rupiah.
Dirinya juga menyebut jika program pendampingan Pamsimas ini akan berakhir di tahun 2021. Pihaknya akan mendorong kepada pihak terkait untuk bisa mengadakan lagi program seperti ini di tahun 2022 guna mencegah peningkatan angka stunting di Jawa Barat.






Leave a Reply