Minta Masyarakat Waspada Penularan Omicron, Zulkifly Chaniago: Tidak Boleh Anggap Enteng
Terasjabar.co – Kasus COVID-19 di Jawa Barat naik drastis pada sepekan terakhir. Laman Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) mencatat per Sabtu (5/2/2022) kasus COVID-19 di Jabar bertambah 8.053 per hari.
Naiknya angka kasus COVID-19 yang ‘ugal-ugalan’ di Jabar ini mulai terlihat peningkatannya dari pertengahan Januari 2022 lalu. Dalam sepekan terakhir, rata-rata kasus COVID-19 di Jabar bertambah 5.101 kasus.
Dalam sepekan terakhir kasus COVID-19 di Jabar paling banyak ditemukan di Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung dan Karawang.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Zulkifly Chaniago, BE. meminta masyarakat untuk aktif berpartisipasi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.
“Seluruh warga masyarakat harus ikut berjuang melawan pandemi Covid-19. Apalagi Omicron ini penularannya begitu cepat dari varian lainnya,” kata Zulkifly kepada Terasjabar.co, Minggu (6/2/2022).
Menurut politisi Partai Demokrat ini, masyarakat Jabar harus tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meski tingkat kematian karena varian Omicron tergolong rendah.
“Kita tidak boleh menganggap enteng varian ini meskipun tingkat kematian karena varian Omicron tergolong rendah,” ucap dia.
Zulkifly juga mengingatkan potensi lonjakan kasus penularan varian Omicron yang diperkirakan bakal terus terjadi sampai Maret 2022.
“Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas, sehingga dengan begitu penularan Covid-19 varian Omicron bisa diantisipasi”, pungkasnya.






Leave a Reply