Soal Manuver Marzuki Alie, Toni Setiawan: Harusnya Beliau Tahu Diri dan Tahu Berterimakasih
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Drs. Toni Setiawan, M.IPol. memanggapi manuver politik yang dilakukan mantan petinggi Partai Demokrat Marzuki Alie. Terbaru mantan Ketua DPR RI ini terus mengumbar fitnah kepada Partai Demokrat sembari berlakon terus menerus menjadi korban atau playing victim.
Anggota Komisi I DPRD Jabar ini mengatakan, seharusnya Marzuki Alie tahu diri dan memberikan contoh yang baik kepada juniornya, bukan malah mejadi bagian dari pendukung KLB ilegal Deli Serdang.
“Selaku mantan Sekjen Partai Demokrat dan Ketua DPR RI, seharusnya beliau tahu diri dan tahu berterimakasih dengan memberikan contoh yang baik, bukan malah ikut-ikutan menjadi bagian dari gerakan ilegal,” kata Toni kepada Terasjabar.co, Sabtu (22/5/2021).
Terkait pemecatan Marzuki Alie, legislator asal Kabupaten Bnadung ini menyebut hal itu sebagai bentuk ketegasan Partai Demokrat atas perbuatannya dan sudah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan mekanisme aturan internal PD.
“Pemecatan para pelaku GPK-PD merupakan aspirasi dari bawah, khususnya DPC dan DPD. Kalaupun beliau mau mempersoalkan pemecatan silahkan sampaikan keberatan melalui forum yang sudah dijamin oleh UU Parpol,” katanya.
Menurut Toni, Partai Demokrat selama ini selalu mengedepankan itikad baik terhadap para kader yang melakukan kesalahan. Namun Partai Demokrat tidak bisa memaafkan begitu saja para mantan kader yang telah mencoba merusak kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat.
“Lebih baik beliau mengikuti proses hukum yang ada”, terangnya.
Dirinya juga membantah bahwa ada Dinasti Politik di tubuh Partai Demokrat, karena pemilihan ketua umum dilakukan secara demokratis sesuai aturan partai.
“Sebagai senior, seharusnya memberikan contoh dengan tidak menyebar fitnah dan hoax dengan menyebut ada dinasti politik di tubuh Partai Demokrat. Mestinya beliau berterimakasih kepada Pak SBY yang telah membesarkan beliau, bukannya memfitnah dan menghina Pak SBY dengan begitu kejinya,” pungkasnya.






Leave a Reply