Pedagang Masker di Bandung Khawatirkan Larangan Scuba

Terasjabar.co – Masker scuba dan buff saat ini tengah menjadi pertimbangan karena dianggap tidak mempan untuk menangkal droplet virus COVID-19. Bahkan di KRL Jakarta pemakaian masker scuba sudah dilarang bagi pengguna jasa kereta rel listrik itu.

Kebijakan tersebut membuat pedagang masker scuba khawatir, pasalnya sumber penghasilan mereka lebih banyak dari penjualan masker scuba dengan peminat yang masih banyak di Kota Bandung.

Ana (56) salah satu penjual di daerah Jalan A. H. Nasution, Kota Bandung mengaku, khawatir kalau sampai dilarang dijual atau digunakan.

“Khawatir ya khawatir, kenapa ga dari dulu, kenapa baru akhir-akhir ini dilarangnya. Alasannya apa, kenapa pas awal ada corona diperbolehkan. Ya tetepkan butuh makan ya, paling ga jualan yang bahan ini (scuba) pake bahan kain,” ujarnya, Senin (21/9/2020).

Dia mengatakan, keputusan larangan tersebut bisa dibilang terlambat. Apalagi bagian produksi yang menjadi tempatnya mengambil stok masker sudah stok barang besar-besaran.

“Telat banget, kasian yang memproduksi, kalo pedagang tinggal ngabisin barang. Kenapa ibu beli lagi? Karena peminatnya masih ada biasanya 10 lusin itu abis dua hari. Udah berjalan tapi kok dilarang,” ujarnya.

Dalam sehari ini, Ani baru mendapatkan pemasukan Rp 100 ribu. “Jualan dari pagi dapet Rp 100 ribu buat belanja lagi,” ujarnya.

Masker scuba yang dijualnya seharga Rp 5 ribu dengan mengambil keuntungan sedikit tetapi perputaran barang tetap berjalan. “Kalo orang lain ngambil untung banyak tapi barangnya ga habis-habis,” kata Ani.

“Pengennya sih berjalan seperti ini. Solusi buat masyarakat menengah ke bawah mampu ga buat beli,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × two =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital