Kabupaten Bandung Paling Tinggi Pelanggaran Protokol Kesehatan di Jawa Barat, Pj Sekda: Itu Malah Bagus

Terasjabar.co – Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bandung Tisna Umara meyebutkan, tingginya data pelanggaran protokol kesehata di Kabupaten Bandung saat ini, bukti dari kerja Tim Patroli Penegakan Kedisiplinan (Gakplin) Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bandung.

Pengetatan penegakan kedisiplinan, tutur Pj. sekda, terutama menyasar pada 3 M. Yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga jarak. Sedangkan penegakan yang dilakukan tim, yaitu berupa pembinaan dan penyuluhan, teguran, sanksi sosial serta sanksi fisik.

“Secara massif kami menurunkan 10 tim patroli, berpatroli mengcover 3-4 kecamatan tiap timnya. Pelanggaran yang ditemui di masyarakat itu kebanyakan dikenakan teguran,” tuturnya.

Teguran lisan bukan hanya kepada warga yang tidak pakai masker saja, tapi juga diterapkan kepada semua aspek pelanggaran terhadap protokol kesehatan. Tisna mengambil contoh, warga pakai masker tidak benar, membawa masker tapi tidak dipakai, tidak jaga jarak, tempat industri atau bisnis tidak memasang papan peringatan protokol kesehatan, tidak menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, maupun pegawai tidak pakai sarung tangan.

Semua pelanggaran-pelanggaran itu menjadi sasaran teguran lisan dan dilaporkan kepada pemerintah provinsi (pemprov). Dari laporan hasil patroli yang disampaikan, bebernya, jumlah teguran lisan mencapai 487.023. Sementara teguran tertulis berjumlah 881, dan keduanya termasuk dalam sanksi administratif ringan.

“Sedangkan sebanyak 881 pelanggaran lainnya, mendapat sanksi administratif sedang. Yaitu berupa penjaminan kartu identitas. Logikanya, 10 tim yang diterjunkan ke lapangan masing-masing terdiri 15 personil, dalam waktu 30 hari berpatroli lalu melakukan peneguran lisan. Jika masing-masing personil menegur 100 kali per hari, itu bisa mencapai 450.000 teguran, dan itu dicatat. Jadi bukan hanya yang kena sanksi saja yang dicatat dan dilaporkan,” bebernya.

Unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) pun menjadi sasaran penegakan disiplin. Tingginya pelanggaran, urainya, tidak merepresentasikan tingginya ASN yang terpapar covid-19. Faktanya, tidak ada kantor di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yang ditutup akibat tingginya karyawan terpapar.

Dirinya berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melakukan evaluasi terhadap standarisasi kinerja tim patroli gakplin di seluruh wilayah kabupaten kota di Jabar. Bila standar sudah ditetapkan, kata Tisna, maka laporan bisa dijadikan ukuran tinggi atau rendahnya tingkat pelanggaran.

“Bila satu daerah melakukan pelanggaran sampai 80% di lingkup Jabar, seharusnya dilakukan kajian. Apakah standar pelaksanaan gakplin di masing-masing daerah itu sudah sama, atau berbeda parameternya. Bila berbeda, maka pihak pemprov harus mengguide daerah dalam standarisasi kinerja tim gakplin. Dengan masih tingginya masyarakat yang melanggar disiplin protokol pencegahan covid-19, pemerintah di tiap tingkatan mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kota hingga skala terkecil, harus sama-sama bersinergi mengatasinya,” pungkas Tisna Umaran.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × four =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam