DPRD Jabar Sayangkan Sikap Pemprov Terkait Vaksin Sinovac

Terasjabar.co – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan menyayangkan keberanian Gubernur Ridwan Kamil, dengan mengajak 1.600 orang masyarakat Kota Bandung untuk menjadi relawan pengetesan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China.

Menurutnya, yang harus melakukan pengetesan adalah negara pembuat dan bukan menjadi kewajiban Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. ‘Perjudian’ Pemprov tersebut kata Dadang, dikhawatirkan dapat menjadi bumerang terhadap kesehatan masyarakat. Kendati sebelum di tes kepada relawan, bakal di uji klinis terlebih dahulu oleh PT. Bio Farma dan Uniersitas Padjadjaran.

“Terus terang, kami belum mengetahui mengenai hal ini. Tetapi kami akan telusuri ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengenai hal tersebut. Secara pribadi, saya tidak setuju karena ini kan berarti spekulasi. Harusnya negara pembuat yang uji coba terlebih dahulu, kenapa harus kita? Mereka saja tidak mau, berarti harus dipertanyakan mengenai vaksin tersebut. Kok kita berani untuk uji coba?,” ujar Dadang, Rabu (5/8/2020).

“Sumber awal virus ini kan dari China, lalu vaksin ini juga dari mereka. Harusnya ya mereka dulu. Kalau memang pemerintah mau memaksa, untuk dicoba di kita dulu. Yaudah sama mereka saja dengan dinas yang coba. Jangan ajak masyarakat. Kita juga harus pikirkan risikonya. Terlepas nanti akan ada uji klinis dulu di kita (PT. Bio Farma dan Universitas Padjadjaran). Tetapi tetap saja ada risiko,” sambungnya.

Dadang berharap, Pemprov dapat mengkaji ulang terkait rencana tersebut. Mengingat banyak nyawa yang menjadi pertaruhan, dalam pengetesan. Dia mengaku akan segera menindaklanjuti, mengingat DPRD selaku pengawas pemerintah harus memastikan tiap langkah yang diambil harus berdasarkan pemikiran matang guna kepentingan masyarakat.

“Yang benar itu, China uji coba sendiri dulu. Kalau oke, baru di kita. Apapun alasannya, tidak bisa seperti itu. Yang jelas kami akan telusuri dan tindaklanjuti mengenai hal ini. Pokoknya jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemprov berencana akan melakukan uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac fase 3 selama enam bulan, hingga akhir 2020. Jika berhasil, baru akan diproduksi massal pada 2021 mendatang.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 1 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization