Ridwan Kamil Buat Rapor Penilaian untuk Relaksasi PSBB

Terasjabar.co – Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan melakukan penilaian terhadap desa-desa/kelurahan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penilaian dilakukan guna memberikan relaksasi PSBB di desa/kelurahan.

“Setelah PSBB provinsi selesai, kami akan melakukan evaluasi untuk relaksasi berdasarkan desa dan kelurahan,” ucap pria yang akrab disapa Emil itu usai rapat bersama di Markas Kodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (11/5/2020).

Emil menyatakan penilaian akan dilakukan menggunakan skema rapor. Ada lima tingkatan rapor yang dinilai mulai dari level paling bawah yaitu level lima dengan warna hitam dan level paling tinggi atau level aman nomor 1 dengan warna hijau.

Emil menjelaskan nilai rapor paling bawah yakni level 5 menandakan daerah tersebut paling buruk dengan penanganan yang tidak terkendali. Sementara level 4 atau merah, menandakan daerah harus melaksanakan PSBB.

Untuk level 3 atau kuning, daerah tersebut akan dilakukan pembatasan namun sifatnya bukan PSBB artinya hanya sekolah yang berhenti dan yang lain boleh. Level 2 atau warna biru, akan berjalan normal namun dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak.

Terakhir level teratas level 1 atau warna hijau, menandakan penilaian terbaik yang artinya hidup normal tanpa jaga jarak. Menurut Emil, level ini bisa terjadi bila ada vaksin virus COVID-19 dan kajian ilmiah yang menyatakan virus tidak ada lagi.

Menurut Emil, untuk level 5 paling bawah dan level 1 paling atas untuk saat ini belum terjadi di Jabar. Untuk level 5 misalnya, dia menilai tidak ada penanganan COVID-19 yang tidak terkendali. Sementara level 1, sejauh ini belum ada vaksin untuk COVID-19.

“Jadi kelihatannya PSBB provinsi ini akan melahirkan 3 jenis rapor yaitu rapor level 2 yaitu normal dengan protokol kesehatan warna biru, rapor level 3 warna kuning ada pembatasan tapi bukan PSBB dan level 4 yaitu melanjutkan PSBB,” tutur Emil.

Menurut Emil, rapor itu akan dibuat melalui aplikasi yang akan dimasukkan ke dalam website Pikobar. Kepala desa, kata Emil, nantinya bisa mengecek soal rapor-rapor ini.

“Nanti kepala desa bisa ngecek ini tamu datang dari level berapa, ketahuan KTP-nya datang dari level empat datang dari PSBB maka dia harus balik kanan karena desanya sudah level biru atau dua. Itu akan dipakai sebagai sarana pengecekan mengurangi virus tadi,” katanya.

Emil mengatakan hal ini juga dilakukan untuk menyeimbangkan antara pelaksanaan pencegahan COVID-19 dan ekonomi tetap bergerak.

“Inilah yang akan kami lakukan sehingga Insya Allah di Jabar protokol ketat kesehatan berjalan tapi ekonomi juga bisa bergerak sesuai level kondisi COVID-19 di kelurahan dan desa masing-masing,” katanya.

“Kita menemukan yang positif COVID-19 di Jawa Barat itu hanya 38 persen dari jumlah kelurahan dan desa. 62 persen tidak ada laporan positif COVID-19. Sehingga kita harus adil mana yang ketat sekali, mana yang agak longgar. Sekarang disamakan dulu untuk dibikin peraturan ketat PSBB, setelah itu kita akan proporsional,” tambahnya

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 5 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization