Dewan Tafkir PP Persis Laksanakan Diskusi Online Tentang Penyebaran Covid-19 Dalam Pendekatan Kedokteran

Terasjabar.co – Dewan Tafkir Persis telah menyelenggarakan Diskusi tentang Virus Corona dalam Pendekatan kedokteran secara online pada Kamis (16/4/2020), dengan pemateri dr Sony Ramdani, M.Kes. dan Dr. dr. Hanny Rono dengan Moderator Lamlam Pahala, M.Ag.

Diawali Acara dengan Dibuka Acara diskusi ini Oleh Ketua Umum PP Persis KH Aceng Zakaria. Peserta yang mengikuti terdiri dari Tasykil PP Persis berikut Otonom yaitu Himpunan Mahasiswa (HIMA), Himpunan Mahasiswi (HIMI), Pemuda dan Pemudi PERSIS sehingga seluruh peserta yang mengikuti sebanyak 58 orang. Hal tersebut disampaikan Dr. Muslim Mufti, M.Si. Ketua Dewan Tafkir PP Persis, juga sebagai Dewan Pakar ICMI Orwil Jabar kepada Terasjabar.co.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa dari hasil pemaparan pemateri, dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
  2. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.
  3. Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala bisa memberat. Pasien bisa mengalam demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
  4. Hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah seseorang terinfeksi Virus Corona. Cara terbaik untuk melindungi diri kita adalah dengan menghindari kondisi atau tempat dimana Anda berpotensi terpapar virus tersebut.
  5. Proses penyebaran virus ini melalui udara yang terinhalasi atau terhirup lewat hidung dan mulut sehingga masuk dalam saluran pernafasan. (penularan melalui airborne jika ada perlakuan khusus)
  6. Virus Corona covid-19 bisa menginfeksi semua lapisan usia, tua muda, dewasa, anakanak, bayi, pria dan wanita dan ahkan, orang yang terlihat sekalipun bisa terkena virus.
  7. Meskipun dinyatakan positif Covid-19, seseorangbisa jadi tidak merasakan gejala apa pun, misalnya batuk kering, pilek, demam, dan kesulitasn bernapas. Justru mereka merasa sangat terlihat sehat.
  8. bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
  9. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu: Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita COVID-19 batuk atau bersin, Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita COVID-19, DAN Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
  10. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit tertentu, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
  11. Terdapat tiga kemungkinan jika seseorang terinfeksi virus SARSCov2 ini, yaitu: Tetap sehat, virus yang masuk mati dibunuh oleh sistem kekebalan tubuh, tidak ada virus lagi dlam tubuhnya, Tetap/masih sehat tetapi masih ada virusnya didalam tubuh dan tidak menimbulkan gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG). Orang ini menjadi sumber penularan dan lebih mengkhawatirkan karena masih dapat bertemu dan berkumpul dengan orang lain, dan Sakit/Covid-19 terkonfirmasi karena daya tahan tubuh tidak baik atau mempunyai penyakit penyerta sebelumnya/komorbid.
  12. Dengan adanya OTG, ODP, maka tidak ada jaminan ada daerah yang benar-benar bebas dari virus ini, oleh karena itu tanpa memperhatikan sistem zonasi tetap masyarakat harus melakukan anjuran untuk tidak berkumpul ataupun mengadakan kegiatan dengan melibatkan orang lain.
  13. Pengobatan (COVID-19), Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu: Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina, Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup.
  14. Terdapat beberapa cara untuk mencegah tertular virus corona ini, Penting untuk tetap tinggal di rumah, Penting untuk selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Penting untuk menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah, Penting untuk melakukan social distancing dan physical distancing, dan Penting untuk tetap menjaga kondisi tubuh dengan makan dengan gizi seimbang dan berolah raga.
  15. Sebab keluarnya droplet/percikan air ketika berbicara/batuk/bersin hingga 1-2 m maka diupayakan physical distancing; Sebab virus keluar dan masuk lewat mulut/hidung maka wajib memakai masker, Sebab virus kemungkinan terdapat ditangan maka wajib mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan Sebab virus dapat hidup diluar tubuh manusia menempel pada benda-benda disekitar kita maka harus sering dibersihkan dengan menggunakan disinfektan dengan cara di lap.

Diskusi dengan peserta yang mengikuti terdiri dari Tasykil PP Persis berikut Otonom yaitu Himpunan Mahasiswa (HIMA), Himpunan Mahasiswi (HIMI), Pemuda dan Pemudi PERSIS sehingga seluruh peserta yang mengikuti sebanyak 58 orang, walaupun dilaksanakan secara online, Alhamdulillah para peserta dapat menyimak dan banyak yang bertanya kepada nara sumber.

“Dari hasil diskusi tersebut, kami sebagai penyelenggara mengharapkan kepada peserta dalam yang kebanyakan Mahasiswa dan Pemuda/Pemudi PERSIS, untuk dapat disampaikan untuk pembelajaran kepada masyarakat supaya masyarakat dapat mengetahui begitu bahanya Covid-19 kalau kita tidak berhati-hati dan mengikuti anjuran/protokoler yang telah ditetapkan bersama yaitu, # Tetap Tinggal di Rumah, Selalu Cuci Tangan pakai Sabun di Air Mengalir, Mengunakan Masker, social distancing dan physical distancing, Menjaga Kondisi tubuh dengan makanan dengan gizi yang seimbang dan berolah raga” dan hasil Diskusi ini semoga, bermanfaat bagi semua Jazaakallah khoeran katsira”, pungkas Dr. Muslim Mufti, M.Si.*** Ocid Sutarsa

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 − 3 =