Anggota DPRD Jabar Ini Minta Pengembang Buka Akses Warga di Sekitar Objek Wisata Situ Cibereum

Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Achdar Sudrajat meminta pihak Grand Wisata selaku pengembang kawasan permukiman di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi agar membuka akses bagi warga setempat.

“Kami meminta kepada pihak Grand Wisata untuk membuka akses warga di sekitar objek wisata Situ Cibereum ini, tidak boleh pengembang menutup akses warga seenaknya”, kata Achdar, Selasa (14/1/2020) lalu.

Menurutnya pihak pengembang perumahan tidak diperbolehkan menutup akses warga terlebih hingga menyebabkan warga setempat menjadi terisolir.

“Kami dari Komisi IV akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, kita akan panggil pihak pengembang untuk menjelaskan masalah ini, karena ini tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Achdar mengatakan selanjutnya Komisi IV akan meminta surat secara tertulis dari pihak Kepala Desa dan Dinas di Kabupaten Bekasi serta akan memanggil pihak-pihak yang berwenang.

“Selanjutnya kami akan meminta surat secara tertulis dari pihak Kepala Desa, Dinas di Kabupaten Bekasi serta akan memanggil pihak-pihak yang berwenang terhadap masalah ini, dan Komisi IV akan segera berkoordinasi dengan Kementrian PUPR dan Dirjen Sumber Daya Air”, pungkas anggota DPRD Jabar dari Fraksi partai Demokrat ini.

Sementara, Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti mengatakan warga di area Situ Cibereum mengeluhkan penutupan akses jalan yang dilakukan pengembang Grand Wisata.

“Mereka mengeluh ke kita karena aksesnya ditutup pengembang perumahan menggunakan panel beton, hal ini menyebabkan sedikitnya delapan Kepala Keluarga (KK) di area objek wisata itu kesulitan keluar-masuk rumah mereka”, katanya.

Pipit menyebut penutupan akses warga itu sudah dilakukan pengembang Grand Wisata sejak tahun 2016 lalu bahkan akses warga desanya kini telah tertutup total.

“Untuk Desa Lambangsari sudah ditutup total jadi warga tidak ada akses. Kalau Desa Lambangjaya sudah dari tahun 2016 ditutup untuk mobil, jalannya dipersempit hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja,” ungkapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *