2.500 Pelari Segera Jelajahi Pangandaran Dalam Jabar International Marathon 2019

Terasjabar.co – Lomba lari Jabar International Marathon (JIM) 2019 siap digelar di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Minggu, (1/11/2019).

Sebanyak 2.500 pelari dari sedikitnya lima negara akan menjelajahi berbagai rute lari yang melintasi tempat-tempat indah Pangandaran.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, untuk mempromosikan objek wisata, penyelenggaraan event akbar seperti kejuaraan maraton skala internasional menjadi opsi tepat.

“Ini event tahunan dengan konsep sport tourism, mengenalkan potensi daerah, khususnya pariwisata. Jabar International Marathon ini kan baru akan digelar untuk kedua kali masih merangkak dan butuh branding, tapi potensinya besar. Rute instagramable di kawasan wisata Pangandaran menjadi salah satu kelebihannya,” kata Ridwan Kamil pada peluncuran Jabar International Marathon 2019 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019).

Dia menilai, perhelatan JIM yang melibatkan ribuan pelari dari berbagai daerah, bahkan dari sejumlah negara tetangga, akan mendongkrak perekonomian di Pangandaran. Perhelatan JIM menjadi salah satu upaya mempromosikan kawasan Pangandaran sebagai objek wisata berkelas internasional.

Pemprov Jabar, kata Emil, akan mendukung upaya Pangandaran menjadi kawasan wisata skala internasional dengan pembangunan berbagai fasilitas penunjang.

“Ajang ini adalah sport tourism dan dalam dimensi touris selalu ada peningkatan ekonomi. Pada ajang JIM ini, pasti para pelari juga membawa keluarga dan tentunya ada faktor ekonomi luar biasa dengan meningkatnya okupansi penginapan, makanan, dan lainnya. Perlu digarisbawahi juga, tingkat pengangguran di Pangandaran adalah yang terendah di Jabar, jadi efek pariwisata ini luar biasa,” kata Emil yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Engkus Sutisna.

Pada kesempatan tersebut Engkus menambahkan, pihaknya sebagai penyelenggara akan mengupayakan agar Jabar International Marathon yang kedua ini lebih baik dalam segala hal dari pelaksanaan edisi pertama pada 2018 lalu.

“Antusiasme para pelari untuk menyambut kejuaraan ini juga bertambah besar,” ucap Engkus.

Engkus mengatakan, lomba lari JIM 2019 akan menjadi rangkaian kegiatan besar yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui Dispora Jabar pada penghujung tahun 2019.

“Bukan sekadar kejuaraan lari, JIM pastinya akan menawarkan daya tarik lain bagi pelari dengan suguhan pemandangan pesisir pantai serta kearifan lokal masyarakat Pangandara,” ujar Engkus.

Sama seperti edisi perdana, JIM 2019 akan melombakan beberapa kategori yang dibagi dua kelompok. Pertama adalah kategori full marathon dengan jarak 42 kilometer, half marathon dengan jarak 21 kilometer, lomba lari 10 kilometer, dan lomba lari 5 kilometer. Kelas lomba atau kelompok dibagi dua, yakni kelas umum dan master diatas 40 tahun. Kejuaraan dengan titik start dan finish di pantai barat Pangandaran itu terbuka bagi peserta domestik maupun internasional.

Berdasarkan data dari panitia, per 30 Oktober 2018 pukul 10 WIB sudah terkonfirmasi 1.007 pelari dari lima negara yang memenuhi syarat pendaftaran. Selain Indonesia, negara asal peserta di antaranya adalah Kenya, Etiopia, Australia, hingga Amerika Serikat. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengataka, penyelenggaraan JIM 2019 menjadi salah satu kado bagi HUT ke-7 Kabupaten Pangandaran.

Ajang internasional ini, kata Jeje, akan sangat membantu promosi dan pengembangan pariwisata Pangandaran. Oleh karena itu Jeje menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pangandaran siap mendukung penuh penyelenggaraan JIM 2019.

“Sebagai daerah yang sedang didorong menjadi destinasi wisata kelas dunia, tentu perlu promosi luar biasa. Maka kejuaraan ini bukan saja upaya pembinaan olah raga maraton di Jabar atau Indonesia, tapi bagian dari promosi Pangandaran. Kami akan siap dan mendukung penuh. Bahkan setelah lomba, kami akan siapkan jamuan khusus makanan tradisional dan kesenian khas Pangadaran bagi para peserta,” ujar Jeje.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *