Ridwan Kamil Targetkan Pasar Rakyat Ber-SNI Ada Tiap Kabupaten/Kota di Jabar
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu revitalisasi pasar rakyat di kabupaten dan kota di Jawa Barat melalui program Pasar Rakyat Juara.
Untuk meningkatkan kualitas pasar, Pemprov Jabar juga menggelar lomba manajemen pasar rakyat dengan hadiah mobil serta fasilitas pendukung pasar lainnya.
“Ada ratusan pasar rakyat dalam lima tahun yang akan kami perbaiki dan kami bangun agar tidak ada lagi pasar yang kotor dan jorok,” ujar Gubernur yang akrab disapa Emil ini seusai launching program Pasar Rakyat Juara dan peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Cisarua Kabupaten Bogor, Kamis (22/8/2019) lalu.
Emil menjelaskan ciri pasar rakyat yang disebut berhasil yakni ada orang dari kalangan menengah berbelanja bahkan bersantai di pasar tersebut.
Dengan demikian, pembangunan pasar rakyat tidak hanya secara fisik, tapi harus diwarnai dengan kegiatan lain seperti festival atau pagelaran budaya.
Menurut Emil, pasar rakyat punya keunggulan dari sisi kemanusiaan dibandingkan pasar moderen atau mall. Pengunjung pasar rakyat bisa berinteraksi dan tawar menawar dengan pedagang.
“Jika sudah diperbaiki dan disempurnakan, saya mengajak masyarakat untuk kembali ke pasar rakyat. Insya Allah nanti kebersihan dan keamanannya terjaga sehingga membuat nyaman pengunjung,” katanya.
Revitalisasi ini penting dilakukan karena masih sangat sedikit pasar rakyat di Jabar yang telah memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat M Arifin mengatakan sejalan dengan visi dan misi Jabar Juara Lahir Batin, pihaknya mendorong program Pasar Juara melalui revitalisasi pasar rakyat di kabupaten kota.
Dari sekitar 380-an pasar rakyat di Jabar, kata dia, hanya 2 pasar yang telah memiliki SNI. Kedua pasar tersebut berada di Kota Depok dan Kota Cirebon.
“Pak Gubernur ingin ada perubahan pasar rakyat. Secara tampilan fisik, pengelolaan, maupun Sumber Daya Manusia,” ujarnya seusai acara Ground breaking revitalisasi Pasar Cisarua Kabupaten Bogor, Kamis (22/8/2019).
Dia menjelaskan pada 2019, revitalisasi dilakukan di 7 pasar rakyat di 6 daerah, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bandung, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.
“Khusus untuk Indramayu, ada 2 pasar rakyat yang akan mendapat bantuan revitalisasi dari Pemprov Jabar,” katanya.
Pihaknya menargetkan selama lima tahun masa kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, minimal ada satu pasar rakyat ber-SNI di masing-masing kabupaten/kota.
Lebih lanjut Arifin menuturkan setiap pasar akan mendapat bantuan sebesar Rp 10 miliar. Pengajuan dilakukan oleh pemerintah kabupaten kota kepada Pemprov Jabar.
“Kami ingin revitalisasi dilakukan terhadap pasar rakyat yang masih jelek. Revitalisasinya di atas 80 persen,” ujarnya.






Leave a Reply