Calon Haji Meninggal Dunia 22 Orang, Empat di Antaranya dari Jawa Barat
Terasjabar.co – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Moeloek menyebut jumlah jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia hingga Sabtu (27/7/2019) sudah mencapai 24 orang. Tiga orang diantaranya meninggal di pesawat.
“Pada hari ke-21 pemberangkatan haji, tercatat 24 orang Jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia,” kata dia ketika ditemui di RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (27/7/2019).
Menurut dia, jika dibandingkan data sementara jumlah tersebut pada hari ke-21, terbilang menurun disbanding tahun-tahun sebelumnya.
“Mungkin belum perbandingan betul. Yang saya ingat sebelum naik haji itu 125 orang, tapi itu dua tahun lalu. Nanti biasanya ada perbandingan dan kita lihat penyebabnya,” kata Nila.
Nila pun mengimbau calon jemaah haji, terutama yang punya riwayat sakit, harus mulai menjaga kesehatannya. Jangan sampai dibatalkan untuk berangkat ke tanah suci hanya karena masalah kesehatan.
“Sebelum berangkat ada yang sudah batal karena kesehatannya tidak memadai, ini yang saya selalu imbau, kami memeriksa setahun sebelumnya tapi menurut saya ini tidak cukup, sebaiknya setiap orang yang sudah daftar calhaj sudah mulai jaga kesehatannya. Kalau dapatnya sepuluh tahun lagi, mulai sekarang ya jaga, jadi harapannya sepuluh tahun kemudian tetap sehat dan bisa menunaikan ibadah haji,” tuturnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Jabar Berli Hamdani Gelung Sakti menuturkan, sampai tangal 27 juli 2019 ada 4 orang jemaah haji Jabar wafat di tanah suci. Keempat Jemaah tersebut berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Subang, dan Indramayu.
“Kebanyakan penyumbatan sirkulasi dan gangguan pernafasan. Adapun usianya 50 tahun keatas,” katanya.
Berli pun mengakui jumlah jemaah haji yang meninggal hingga pekan ketiga tahun ini jauh lebih sedikit dari tahun lalu.






Leave a Reply