Ridwan Kamil Berjanji Akan Melobi Presiden Untuk Prioritaskan Pembangunan di Jabar
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menegaskan kepada pemerintah di daerah, agar tidak bergantung kepada APBD. Menurutnya masih ada delapan pintu anggaran yang dapat dimanfaatkan agar pembangunan tidak melulu tergantung pada APBD.
“Selain APBD Kabupaten/Kota, APBD provinsi, dan APBN, ada lima pintu anggaran lain, yaitu dana swasta melalui KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana CSR,” kata RK sapaannya, dalam acara Kopdar (Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) Triwulan II 2019 di Resort Prima Sangkanhurip, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).
Ia pun berjanji, Pemprov Jabar akan melobi kementerian atau Presiden, agar bisa memprioritaskan Jawa Barat, mengingat Jabar merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.
“Kita komit (berkomitmen) bahwa sumber pembayaran pembangunan ini ada pintu APBN. Kita akan lobi, dengan hasil detail dari Tingkat II (Kabupaten/Kota) saya akan lobi kementerian atau Presiden untuk memprioritaskan Jawa Barat yang memang penduduknya, secara populasi, paling besar,” katanya.
Emil juga mengingatkan, bahwa bantuan keuangan yang akan diberikan Pemprov Jawa Barat kepada Pemda Kabupaten/Kota tidak sembarangan. Bantuan diberikan berdasarkan kriteria tertentu, seperti jumlah penduduk dan capaian prestasi daerah.
“Kita memberikan (bantuan keuangan) tidak asal memberi, tapi datang dari berdasarkan kualitas dan jumlah penduduk. Kemudian, prestasi Kabupaten/Kota yang bisa dikasih lebih,” ucapnya.
“Termasuk siapa yang berhasil menyukseskan program provinsi lebih aktif tentu akan kita berikan tambahan,” tandasnya.






Leave a Reply