Ridwan Kamil Akan Berikan Dana Tambahan Bagi Daerah Yang Sukseskan Program Jabar Juara

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan memberikan bantuan dana pembangunan daerah di seluruh kabupaten/kota se Jawa Barat. Rata-rata sebesar 200 miliar, akan dibagikan kepada 27 kabupaten/kota oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Emil itu merasa tidak cukup dengan anggaran yang digunakan untuk pembangunan di Jabar. Karena menurut perhitungannya, Jabar membutuhkan sekitar 800 triliun menuju Jabar Juara.

“Kita sudah menghitung kebutuhan Jabar Juara itu sebenarnya 800 triliun . Jauh sekali kan dengan APBD hanya 35 triliun, dan lain lain. Makanya kita membagi. Per hari ini kita hanya sanggup rata rata di 200 miliaran per daerah ada yang turun dikit, naik dikit tapi kalau di rata-rata segitu,” kata Emil, dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar), bersama 27 Bupati/Wali Kota se Jabar, di Prima Sangkanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

Namun, pihaknya berjanji akan memberikan hadiah bagi daerah yang mampu menyukseskan program Jabar Juara Lahir Bathin. Hadiah tersebut berupa dana tambahan yang diberikan langsung bagi kebutuhan pembangunan kabupaten/kota.

“Kita memberikan tidak asal memberi. Datang pertama berdasarkan kualitas dan jumlah penduduk. Kedua dari prestasi, kota/kabupaten yang berprestasi dikasih lebih. Termasuk siapa yang menyukseskan program provinsi lebih aktif itu akan diberikan tambahan,” jelasnya.

Selanjutnya, Emil pun meminta kepala daerah untuk tidak bergantung pada APBD, untuk mempercepat pembangunannya di setiap daerah.

Karena kata dia, ada delapan sumber anggaran yang bisa dikolaborasikan untuk mengakselerasi pembangunan. Di antaranya, APBD tingkat II, tingkat I, APBN, pinjaman bank, KPBU, dana umat, CSR, dan obligasi daerah.

“Kalau hanya mengandalkan APBD tingkat II, ya segitu-gitu aja,” katanya.

Bahkan, Pemprov Jabar siap membantu untuk pemerintah daerah untuk bisa mengakses sumber-sumber dana APBN atau CSR. Namun syaratnya setiap kabupaten/kota harus menyiapkan program yang terperinci.

“Kita akan reformasi kantor perwakilan di Jakarta untuk melobi ke pemerintah pusat. Untuk pemda silahkan mengajukan kebutuhannya apa saja,” jelasnya.

Di samping itu, Bank BJB kata RK, telah membuka layanan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur. Pihaknya mengimbau agar Bupati/Wali Kota untuk mengakses layanan tersebut.

“Nama layanannya Kredit Indah (Infrastruktur Daerah), yang diluncurkan BJB tahun ini untuk memberikan pinjaman, silahkan diakses,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *