Kapolda Jabar Minta Penyelenggara Pemilu Netral dan Transparan
Terasjabar.co – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto meminta semua komponan masyarakat agar berpartisipasi dalam menjaga situasi keamanan yang damai dan kondusif untuk menjaga persatuan serta kesatuan. Selain itu, Ia juga meminta agar netralitas penyelenggara Pemilu 2019 tetap terjaga disertai transparansi.
“Netralitas dan transparansi harus dijaga dengan tidak berpihak kepada salah satu paslon sehingga terwujud pelaksanaan Pemilu yang aman, damai, dan sejuk di wilayah hukum Polda Jabar,” ujar Agung Budi Maryotodi Jalan Dipenogoro Bandung, Jumat (22/3/2019), usai apel gelar pasukan pengamanan Pileg-Pilpres 2019.
Dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilpres dikhawatirkan meningkat seiring dua kubu pendukung pasangan calon nomor 01 hingga 02. Hanya, hingga saat ini, di Jabar, belum ditemukan laporan gesekan sesama pendukung.
Menurutnya, Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena untuk pertama kalinya pileg dan pilpres digelar serentak. Dalam kacamata keamanan, peningkatan intensitas kegiatan politik ini bisa memicu potensi kerawanan.
“Seperti di bidang keamanan, diantaranya pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu yang dapat memecah belah persatuan serta penyebaran hoax dan hate speech yang berpotensi menimbulkan konflik sosial,” kata dia.
Pada kesempatan itu, ia memastikan kesiapan jajarannya mengamankan Pileg dan Pilpres 2019, 17 April mendatang. Menurutnya, sesuai indeks kerawanan yang dibuat KPU dan Polri serta Menkopolhukam, tingkat kerawanan untuk Jabar tidak ada hingga saat ini.
“Bukan berarti aparatur baik penyelenggara, TNI dan Polri under estimate, tidak boleh. Semua dalam status siap dan waspada untuk menjaga masyarakat dan melindungi masyarakat. Kami siap mengamankan pemilu,” ujarnya.
Polda Jabar dianggap berhasill menjaga keamanan di Jabar pada masa pilkada serentak di Jabar pada tahun lalu tanpa ada gangguan keamanan berarti. Kata Kapolda, itu karena karakter masyarakat Jabar yang santun dan agamis.
“Kita tunjukan kepada bangsa bahwa Jabar jadi pelopor untuk keamanan pemilu, harus bisa,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan apel gelar pasukan diselenggarakan serentak dan masif di seluruh wilayah Indonesia
“Tujuannya untuk mengecek sampai sejauh mana kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pemilu 2019 di wilayah Hukum Polda Jabar, sehingga dapat terlaksana dengan aman, lancar dan damai,” ujar Truno.






Leave a Reply