BKKBN: 2,9 Juta Balita di Jabar Terindikasi Stunting

Terasjabar.co – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat terus menggencarkan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui sosialisasinya di Desa Suka Hati Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (7/3/2019).

urut hadir mitra kerja Anggota DPR RI komisi IX Ikhsan Firdaus sebagai narasumber, ia menyampaikan pentingnya program KB menuju keluarga yang sejahtera.

“BKKBN memastikan kegiatan ini menjadi lebih baik terutama terkait kependudukan. Sehingga masyarakat dapat memahami tentang program kegiatan sosialiasi keluarga berencana itu akan menjadi awal yang lebih baik dan menjadi keluarga yang sejahtera,” tuturnya.

Dilokasi yang sama, adanya sambutan dari Direktur Advokasi KIE BKKBN Pusat Sugiyono, ia memberi apresiasi lebih kepada sub pos KB Jawa Barat.

“Dari beberapa kecamatan yang ada di Jawa Barat,termasuk Desa Suka Hati memiliki Posko dengan pioner-pioner yang tangguh dan tidak pernah lelah dalam menjalankan program KB untuk masyarakat,” kata Sugiyono.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Subaryo Teguh Santoso menjelaskan fungsi keluarga berencana serta penanggulangan persoalan stunting pada bayi.

“Fungsi keluarga berencana penting untuk kedepan dalam membangun keluarga yang sejahtera, yakni fungsi agama, fungsi pendidikan, fungsi kasih sayang, fungsi reproduksi, fungsi perlindungan, fungsi sosial budaya, fungsi pelestarian lingkungan, dan fungsi ekonomi,” kata Subaryo.

“Ditambah permasalah stunting yang menjadi resiko untuk balita. Stunting adalah tumbuh kembang otak yang tidak optimal, stunting ini tidak bisa disembuhkan, sementara itu di Jabar jumlah yang terindikasi stunting sekitar 2,9 juta balita,” sambungnya.

Kasig Advokasi DP3AP2KB Kabupaten Bogor Maman Supardi  menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan mendukung terselenggaranya program tersebut.

“Alhamdulillah, tiap tahun di Kabupaten Bogor  mengalami peningkatan dari segi posko baik kesadaran masyarakat dalam menerima pentingnya ber-KB khususnya warga Suka Hati, tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada mitra kerja BKKBN dan mitra kerja komisi IX DPR RI, menjadi salah satu untuk memicu warga masyarakat dalam mengembangkan keluarga yang sejahtera ini, sehingga desa ini dapat berperan aktif dalam melakukan kegiatan program keluarga berencana akan menjadi suatu harapan,” tutupnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *