Bawaslu Jabar Imbau Kantor Pos Hentikan Sementara Distribusi 3 Tabloid dan 1 Buletin Kontroversial

Terasjabar.co – Empat media cetak yang diduga berkonten provokatif, yaitu Taboid Indonesia Barokah, Media Ummat, Kaffah, dan Pesantren Kita, disalurkan ke beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat melalui Kantor Pos.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat pun menghimbau Kantor Pos untuk menghentikan distribusi keempat tabloid dan buletin tersebut sementara.

“Itu himbauan untuk pendistribusian sampai hasil rekomendasi Bawaslu Jawa Barat terkait kajian ke Dewan Pers akan terbit,” ujar Kordiv Pengawasan Bawaslu Jabar, Zacky Hilmi, ketika ditemui di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Gatot Subroto, Jumat (25/1/2019).

Tabloid Indonesia Barokah terlebih dulu muncul dibanding ketiga media lainnya, pada 18 Januari 2019. Tabloid ini disebar ke 21 kabupaten/kota di Jawa Barat. Tetapi, tabloid ini paling banyak ditemukan di Kabupaten Tasikmalaya.

Di kabupaten tersebut, ditemukan sebanyak 4.000 eksemplar tabloid disebar ke masjid dan pesantren. Bawaslu Jabar dan Bawaslu Kota Bekasi juga telah menelusuri alamat redaksi yang tercantum dalam tabloid.

Dalam tabloid tersebut, tercantum alamat redaksi berada di Pondok Melati, Bekasi. Tetapi ketika alamat redaksi disambangi, tidak ada kantor tabloid Indonesia Barokah.

Menurut keterangan RT dan RW setempat, tidak ada aktivitas perkantoran di alamat yang tertera pada tabloid Indonesia Barokah.

Sedangkan tiga media lainnya, Kaffah, Pesantren Kita, dan Media Ummat, baru ditemukan Bawaslu pada dua hari lalu, sehingga hasil penelusuran masih minim. Keempat media cetak tersebut diantarkan ke masjid dan pesantren melalui ojek online.

“Pesantren Kita dan Indonesia Barokah (awal ditemukan) di Sukabumi. Sedangkan Kaffah dan Media Ummat di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Zacky Hilmi mengatakan bahwa keempat media tersebut sama-sama diduga memuat konten provokatif. Tetapi, ada perbedaan pada isi opini dan berita yang bertentangan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap kritis dan cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi dari berbagai sumber,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *