Tim Cagar Budaya Jabar Paparkan Kajian Pembangunan Gunung Padang

Terasjabar.co – Tim Ahli Cagar Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, memaparkan sejumlah kajian terkait rencana pembangunan Gunung Padang.

Beberapa poin mengenai pengelolaan cagar budaya nasional itu, dinilai dapat menjadi pembahasan lebih lanjut sebelum Pemprov Jabar melakukan konservasi dan renovasi.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, sekaligus Arkeolog, Luthfi Yondri pada wartawan Kamis (22/11/2018), mengatakan Gunung Padang masih perlu penataan di setiap zonanya.

“Ada empat zonasi yang belum selesai ditata sampai sekarang, zona inti, penunjang, penyangga dan pengembangan. Yang sudah masuk dalam penetapan cagar budaya nasional baru 29,1 hektare,” katanya.

Ia menjelaskan, tidak boleh ada proses pembangunan di zona 1 dan 2 termasuk mendirikan bangunan tambahan terlebih jika tidak berfungsi sebagai pelindung situs.

Bangunan tambahan untuk meningkatkan nilai situs dapat dibangun di zona 3 dan bangunan terkait informasi situs seperti site museum yang mencakup informasi Gunung Padang.

“Hanya pembangunan seperti itu yang diperbolehkan di zona tersebut. Tidak boleh ada usaha karena lahan usaha nanti di zona 4 yang memang belum ada batasan,” katanya.

Dia menambahkan, luasan zona 4 untuk menunjang Gunung Padang diserahkan ke pemerintah provinsi karena akan bersinggungan dengan wilayah Sukabumi.

Pihak terkait yang akan mengurus kelangsungan Gunung Padang harus memperhatikan kesiapan situs.

“Situs megalitikum tidak akan pernah siap dikembangkan jika hanya menjadi satu-satunya area yang ditonjolkan. Tim peneliti sudah melakukan kajian akhir tahun 2016, mengenai pengembangan pariwisata penyangga,” katanya.

Pihaknya menilai ketika pengunjung yang datang hanya terpaku ke situs tanpa batasan, sehingga situs tidak akan mampu menampung dengan angka kunjungan yang mencapai ratusan ribu per tahun.

“Perlu ada kajian mendalam mengenai cara membuat alur kunjungan ke Gunung Padang salah satunya dengan mengembangkan desa penyangga di sekitar situs, termasuk menyediakan sarana audiovisual untuk pengunjung yang menunggu giliran,” katanya.

Sedangkan untuk mencegah kerusakan, tambah dia, harus diberlakukan batas dan lamanya pengunjung berada di area situs. Setiap pengunjung dapat menikmati wisata idealnya selama 15-30 menit.

Sementara Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan siap membantu pemprov mengembangkan situs tersebut dengan cara membangun sarana dan prasarana serta menata kawasan penunjang.

“Meskipun situs ditata Pemprov Jabar, pengelolaan Gunung Padang akan tetap dilakukan Pemkab Cianjur. Sehingga kita akan ikut berkontribusi dari segi pembangunan infrastruktur,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − nine =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam