Banyak Kebutuhan Jelang Pemilu 2019, KPU Jabar Minta Dukungan DPRD dan Pemprov Jabar
Terasjabar.co – Kebutuhan material dan non-material KPU Jabar jelang Pemilu 2019 sangat banyak. Untuk itu, KPU Jabar meminta dukungan dari DPRD dan Pemprov Jabar untuk menyukseskan Pemilu 2019.
“Butuh semua lah (dukungan materi dan non materi). Sosialisasi kan pemerintah daerah wajib membantu sosialisasi. Kan ada undang-undangnya,” kata Komisoner KPU Jabar Endun Abdul Haq di Gedung DPRD Jabar, Kamis (15/11/2018).
Kebutuhan non materi, di antara adalah meminta pemerintah daerah dan DPRD Jabar menyosialisasikan pemilu beserta aturan pencoblosan kepada masyarakat. Sedangkan, dari segi materi, KPU Jabar membutuhkan dukungan dana untuk operasional.
Pada UU Pemilu, mengatur bahwa satu TPS boleh memfasilitasi maksimal 500 pemilih. Tetapi, pada Pemilu 2019, KPU RI membuat kebijakan bahwa dalam satu TPS memfasilitasi maksimal 300 pemilih. Hal ini berdampak pada bertambahnya jumlah TPS.
Pada Pilgub Jabar 2018, kata Endun, jumlah TPS di Jawa Barat berjumlah hampir 75 ribu TPS. Sedangkan, untuk Pemilu 2019, diperkirakan jumlah TPS mencapai sekira 137 ribu TPS.
“Jadi jumlah TPS itu hampir dua kali lipat. Dengan demikian, tentu kami membutuhkan banyak KPPS dan lain-lain,” ujarnya.
Pemilu 2019, diakui Endun, akan menjadi pemilih yang lebih rumit secara teknis. Satu di antara penyebabnya adalah, satu pemilih bisa mencoblos lima surat suara sekaligus untuk DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR RI, DPD RI, dan presiden. Sehingga dari segi logistik pun jumlahnya meningkat.






Leave a Reply