Selama 2 Minggu Terakhir, KBB Dilanda 22 Kali Bencana Alam
Terasjabar.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mencatat selama dua minggu ini di KBB terjadi 22 kejadian bencana, terdiri dari 20 kali longsor dan 2 kali pergerakan tanah.
Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo yang didampingi Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Dicky Maulana mengatakan dari 20 kasus longsor, ada yang mengakibatkan rumah dan sekolah ambruk, seperti yang terjadi di SDN Tegallaja, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah.
“Selain longsor dan pergerakan tanah, ada juga pohon tumbang terjadi dua kali. Kejadian selama dua minggu ini tersebar di 10 kecamatan. Terbaru ini di Padalarang terjadi longsor pada tembok penahan tebing (TPT),” ujar Duddy di ruangannya, Senin (12/11/2018).
Duddy juga mengatakan penanganan untuk kasus pergerakan tanah yang ada di Desa Puncaksari, Sindangkerta, pihaknya telah melakukan pengecekan ke sana dan mengamati permasalahannya bersama tim dari geologi.
“Pada hari Minggu kami mendampingi mereka (geologi) ke Sindangkerta. Kami sekarang masih menunggu hasil rekomendasi dari geologi,” ujarnya.
Kejadian kebencanaan di Bandung Barat dari tahun ke tahun, menurut Duddy, trennya selalu naik dan kejadian terbanyak ialah masalah longsor.
“Tren (kebencanaan) sejak 2015 kecendrungannya naik. Kejadian paling banyak itu longsor, seiring daya dukung lingkungan yang mulai adanya pembukaan lahan, serta bisa juga karena pengaruh cuaca yang ekstrem,” ujarnya.






Leave a Reply