Penyesalan yang Bulatkan Tekad Bupati Indramayu Mundur dari Jabatannya

Terasjabar.co – Anna Sophanah mundur dari jabatan Bupati Indramayu karena alasan mengurus keluarga. Daniel Muttaqien menyebut niat sang ibu mundur sudah muncul sebulan lalu setelah neneknya wafat.

Daniel menuturkan sang ibu mengalami penyesalan panjang saat neneknya wafat Januari lalu. Saat itu, Anna tidak sempat menjenguk ibunya yang terbaring di rumah sakit hingga akhirnya wafat.

Kesibukannya sebagai Bupati Indramayu membuatnya kehilangan momen-momen terakhir bersama ibunya. Hal itu menjadi penyesalan terdalam Anna dalam beberapa bulan terakhir.

“Pada saat nenek (ibunya ibu) sakit dan dibawa ke rumah sakit, ibu saat itu ada kegiatan pemerintahan yang tidak bisa ditinggal, selesai kegiatan ibu langsung istirahat karena mungkin terlalu capek. Malam harinya nenek meninggal dunia. Itu yang selalu menjadi penyesalan ibu,” tutur Daniel via telepon genggam, Kamis (8/11/2018).

Keputusan Anna mundur dari jabatan Bupati Indramayu semakin menguat sebulan terakhir. Mengingat saat ini sang ayah atau Kakek Daniel juga kesehatannya terus menurun.

“Ibu tidak mau mengulangi kejadian yang lalu. Sebagai anak saya memahami sekali psikologis ibu mengenai kehilangannya orang yang paling disayangi dan dihotmati beliau,” ucap dia.

Pria yang juga Plt Ketua DPD II Golkar Indramayu ini mengaku sangat menghormati keputusan ibunya. Apalagi sang ibu ingin fokus menjadi ibu rumah tangga.

“Iya betul (ibu rumah tangga). Saya sangat hormati keputusan ibu,” ujar Daniel.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *