Umi Oded: Pemkot Bandung All Out Berdayakan Perempuan
Terasjabar.co – Perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Oleh karenanya, Pemerintah Kota Bandung mengerahkan segala sumber daya untuk memberdayakan kaum hawa.
Hal itu diungkapkan oleh Siti Mumtamah (Umi) isteri Wali Kota Bandung Oded M. Danial disela acara silaturahmi dengan Jamaah Tarbiyah pimpinan Aa Behan di Masjid Al Jabbar Kompleks Rusunawa Jl. Cingised 125 Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (21/10/2018).
“Jika kita bicara pemberdayaan, kita harus ingat pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK). Melalui program ini Pemerintah terus memberikan edukasi dan kemudahan agar keluarga-keluarga mampu memberdayakan dirinya sampai bisa “menambah pendapatan”,” katanya.
Umi menjelaskan, salah satu program andalan Pemkot Bandung adalah UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) yang biasanya berbasis ibu-ibu. Melalui program ini, diharapkan ibu rumah tangga bisa mengembangkan potensinya dalam memproduksi sebuah produk yang layak dijual atau memiliki jasa yang bisa memudahkan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
“Saat ini UP2K sudah ada di tiap kelurahan jumlahnya lebih dari 100. Pemerintah kita pun membantu kurasinya, bagaimana agar produk-produk tersebut bisa di buatkan packagingnya yang bagus dan pemerintah membantu marketingnya,” ujar perempuan yang aktif sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung tersebut.
Menurut Umi, pengembangan produk-produk yang dihasilkan ibu-ibu yang aktif di UP2K akan lebih efektif lagi dengan melibatkan pegiat Coworkingspace di tiap Kecamatan.
“Alhamdulillah pemerintahan Mang Oded menjadikan tiap kecamatan ada coworkingspace sebagai salah satu program 100 hari kerjanya. Dengan Coworking space produk-produk dan jasa-jasa dari program pemberdayaan masyarakat akan terwadahi dan dipasarkan secara uptodate,” tuturnya.
Ditambahkan Umi, selai itu di bantu pegiat Coworkingspace, dilibatkan juga Dekranasda, Dinas kesehatan dan MUI untuk memperkuat positioning produk tersebut.
“Semua itu dilakukan pemerintah agar produk-produk pemberdayaan masyarakat mampu bersaing di pasaran lokal, nasional, regional maupun internasional,” tandasnya.






Leave a Reply