Pemkot Bandung Siapkan Larangan Kantong Plastik

Terasjabar.co – Pemerintah Kota Bandung menggulirkan wacana pelarangan kantong plastik di pusat perbelanjaan dan toko modern. Jika berhasil, pelarangan penggunaan kantong plastik sebagai wadah pengumpul barang hasil belanja akan diterapkan di pasar tradisional.

“Yang coba kita lakukan berkaitan dengan hal sampah plastik ini bertahap. Ini upaya kita melalui pusat perbelanjaan terlebih dahulu. Tetapi kita juga akan terus bergerak termasuk ke pasar tradisional karena di pasar tradisional malahan banyak (ketergantungan penggunaan kantong plastik),” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Mohamad Salman Fauzi, Rabu (17/10/2018).

Wacana ini muncul setelah beredarnya pesan berisi pelarangan kantong plastik di pusat perbelanjaan dan toko modern yang berlaku 1 Desember mendatang. Salman menuturkan, kajian pengurangan penggunaan kantong plastik mulai dari pusat perbelanjaan itu belum rampung.

Peraturan wali kota sebagai regulasi penguat kebijakan ini pun masih dirancang. Tim dari berbagai latar belakang masih mendiskusikan alternatif lain untuk mengurangi ketergantungan warga pada kantong plastik.

Walau demikian, kata Salman, sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung telah menerapkan layanan wadah belanja non kantong plastik. Mereka telah memanfaatkan kardus sebagai pengganti kantong plastik.

“Jadi sebetulnya bisa diterapkan. Tinggal kita bicarakan lagi. Butuh waktu untuk kita melakukan edukasi, kampanye, sosialisasi, cuma belum dilakukan. Kajiannya belum selesai, perwalnya belum selesai, masih diskusi di tim,” ujarnya.

Selain pelarangan kantong plastik mulai dari pusat perbelanjaan dan toko modern, Pemerintah Kota Bandung juga masih mengkaji pengendalian penggunaan plastik dengan alternatif plastik ramah lingkungan. Namun, seluruh program yang akan direalisasikan nanti membutuhkan waktu sebagai proses tahapan peralihan gaya hidup warga.

“Tetapi kita bertahap coba selesaikan. Misal satu perbelanjaan sudah bagus, terus kita coba lakukan itu. Mudah-mudahan dengan bertahap itu kita bisa masuk ke strata bawah (pasar tradisional),” ujarnya.

Dari data yang dihitung di TPA Sarimukti, Kota Bandung menyumbang sampah di atas 1.200 ton per hari. Pada umumnya 70% di antaranya merupakan sampah organik, dan 30% anorganik.

Sampah plastik menjadi isu serius yang harus segera diselesaikan. Salman mengatakan, plastik diurai tanah lebih dari 100 tahun. “Termasuk ketika masuk ke sungai, dimakan ke ikan, bermasalah ikannya. Jadi karena sulit diurai oleh alam maka masalah berikutnya bisa merusak ekosistem,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi saat ini juga tidak lepas dari dua tahun yang lalu ketika kebijakan dari pemerintah pusat untuk menjalankan kebijakan plastik berbayar. Selama tiga bulan sempat menurunkan jumlah penggunaan kantong plastik. Namun, hal itu tidak melepaskan persoalan sampah.

“Kita tidak terlalu bagus dalam pengelolaan sampah, karena sampah dimasukkan ke dalam kantong plastik. Kita evaluasi. Kementerian telah mempersilakan diskresi terkati pengaturan penggunaan plastik. Kota Bandung apakah akan melakukan plastik berbayar atau melarang di pusat perbelanjaan? Yang agak sulit di pasar tradisional,” tuturnya.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Pemkot Bandung Siapkan Larangan Kantong Plastik”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + eight =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam