Pelaksanaan Ibadah Haji 2018 Masih Menyisakan Sejumlah Persoalan
Terasjabar.co – Pusat Data dan Dinamika Ummat (DINAMIKU) Darul Hikam bekerjasama dengan Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama Kota Bandung mengadakan acara bertajuk “Penguatan Kebangsaan: Evaluasi dan Menjaga Kemabruran Haji” di Masjid Agung Trans Studio Jl. Gatot Subroto No. 289 Bandung, Sabtu (13/10/2014).
Acara ini dihadiri sekitar 600 orang yang berasal dari jamaah haji reguler dan jamaah haji khusus yang berangkat tahun 2018.
Ketua panitia penyelenggara, Dr. H. Aep Saepuloh, M.Si. menyatakan digelarnya acara ini untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji 2018 dan untuk perbaikan pelaksanaan ibadah haji 2019.
“Karena selama ini evaluasi haji hanya dilakukan oleh penyelenggara haji bukan berdasarkan masukan dari para jamaah haji yang merasakan lansung pelayanan” kata Aep.
Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung Dr. H. Yusup, M.Pd. Sebagai moderator acara hadir Sosiolog FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Moh. Dulkiah, M.Si.
Peserta kegiatan ini sangat antusias menyampaikan masukannya kepada narasumber. Salah satuny adalah Teti Jamaah asal KBIH Darul Hikam yang menyampaikan bahwa perlu ada dokter spesialis sehingga penanganan kesehataan jamaah menjadi lebih tepat. Sementara peserta lainnya, Ahmad menyampaikan perlunya 2 orang dokter, yaitu laki-laki dan perempuan agar pelayanan kepada jamaah lebih nyaman.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid, kualitas pelaksanaan haji tahun ini berdasarkan survey meningkat, namun masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki ke depan.
“Berdasarkan survey, tahun ini kualitas pelayanan haji meningkat. Namun berdasarkan evaluasi saya di lapangan masih ada beberapa catatan, terutama terkait dengan makanan” tutur Sodik.
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat maka salah satu tugasnya adalah melakukan pengawasan dan membuat regulasi agar penyelenggaraan haji kedepan lebih baik lagi. Selain itu juga, hasil masukan dari para jamaah akan disampaikannya bersama Kemenag RI sebagai bahan evaluasi.
“Salah satu fungsi DPR adalah melakukan pengawasan, dan dari hasil evaluasi ini nantinya akan kita masukkan dalam regulasi yang baru agar kedepan penyelenggaraan haji akan semakin baik” tambahnya.

Senada dengan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung Dr. H. Yusup, M.Pd. mengatakana bahwa kualitas pelayanan haji 2018 mengalami peningkatan dari sebelumnya.
“Secara umum kualitas pelayanan haji 2018 sudah sangat baik, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hanya saja masih ada sejumlah cacatan dari para jamaah misalnya mengenai makanan, tenaga kesehatan dan lain-lain. Kedepan hal ini akan terus kita perbaiki agar pelaksanaan ibadah haji tahun-tahun berikutnya menjadi lebih baik.” kata Yusup.






Leave a Reply