Soal Sekda Kota Bandung, Firman: Gubernur Jangan Intervensi Kewenangan Walikota

Terasjabar.co – Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Firman Manan, menyarankan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak mengedepankan sikap seakan-akan memerintah kepada Walikota Bandung Oded M Danial terkait pelantikan Benny Bachtiar sebagai Sekretaris Daerah.

“Ini problem juga, makanya saya katakan salah satu penyelesaiannya dengan komunikasi dan koordinasi. Jangan mengedepankan sikap, bahkan seakan-akan memerintah. Hubungan pemerintah pusat, provinsi dengan kabupaten dan kota bukan yang hirarki,” tandasnya kepada wartawan, Sabtu (06/10/2018).

Firman pun mengaku sudah melihat dan membaca surat dari Kementerian Dalam Negeri, dimana isinya persetujuan Mendagri kepada Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Bandung yang pada waktu itu dijabat Oded M Danial untuk melantik Sekda dan bukan memerintahkan.

“Kalau gak salah dalam berita ada perintah (Emil) untuk melantik, setahu saya tidak. Saya sudah melihat surat Mendagri ke Plt pada saat itu untuk melantik bukan memerintahkan,” katanya.

Dirinya meminta jangan memposisikan diri secara hirarki seakan-akan perintah, justru itu merusak hubungan relasi antara propinsi dengan kabupaten dan kota.

“Saya ingat janji Emil membangun relasi baik dengan pemerintah kabupaten kota, caranya berkomunikasi dan berkoordinasi yang baik,” ingat Firman.

Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Oded Segera Lantik Sekda Kota Bandung

Keinginan Emil yang waktu itu memutuskan Benny Bachtiar menjadi Sekda Kota Bandung, bisa dipahami. Namun persoalan hari ini jelas Firman, yang berkepentingan terhadap sekda yaitu Walikota terpilih Oded M Danial.

“Sangat penting relasi antara Walikota dengan Sekda, sebagai motor penggerak birokrasi di Kota Bandung. Sehingga hubungan relasinya harus baik. Makanya harus dibicarakan, komunikasi dan koordinasi. Jangan kemudian seakan-akan memaksa atau intervensi yang justru kewenangan Walikota,” tuturnya.

Salah satu persoalan dan harapan bagi Gubernur jabar hari ini, jangan sampai mengulang apa yang terjadi di pemerintahan sebelumnya ketika relasi Pemprov dan Kabupaten/Kota kurang baik.

“Ada harapan Emil membangun relasi yang baik dan beberapa kali dikatakan saat pidato serah terima beliau kembali menekankan itu, apalagi dengan Kota Bandung,” tukas Firman.

Namun sekali lagi Firman menegaskan, Pemprov tidak bisa hirarki karena kabupaten kota bukan bawahan.

“Walikota bukan bawahan Gubernur, Walikota pemimpin daerah otonom untuk mengurus daerahnya. Gubernur dalam aturan memang punya kewenangan utnuk melakukan pengawasan dan pembinaan, tapi harus dikedepankan komunikasi dan koordinasi. Pak oded bukan orang yang baru dikenal Emil,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + nine =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam