Hampir Terjadi Kebakaran di Pasar Baru, Pengunjung akan Dilarang Merokok

Terasjabar.co – Pengunjung Pasar Baru Trade Center Bandung dibuat panik dengan adanya kepulan asap yang muncul di pusat perbelanjaan tersebut. Asap menutupi hampir sebagian lantai tiga pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bandung.

Koordinator keamanan Pasar Baru Trade Center Bandung Iwa Suhermawan menjelaskan, sekitar pukul 16.00 WIB pengunjung sempat dikagetkan dengan kepulan asap yang menutupi lantai tiga.

Dia menduga asap itu muncul gara-gara ada yang membuang merokok di dekat ruangan pendingin raksasa yang ada di bagian sudut lantai tiga.

Rokok tersebut kemudian terhisap ke dalam ruang pendingin raksasa sehingga menimbulkan percikan api. Setelah itu, keluar asap yang membuat panik para pengunjung.

“Tadi itu di lantai tiga ada kemungkinan ada yang merokok terus tersedot keruangan kontrol AC raksasa, lalu menimbulkan asap,” kata Iwan saat ditemui di lokasi, Sabtu (9/6/2018).

Melihat kepanikan para pengunjung, para petugas keamana kemudian langsung melakukan pengamanan dan memadamkan api yang ada di dalam ruang kontrol Ac.

“Tadi pengunjung banyak, panik ada yang teriak kebakaran juga. Memang ada api tapi enggak besar, terus alhamdulillah security sigap ambil APAR, dan membantu pengunjung untuk keluar,” ucapnya.

Iwan memastikan, tidak ada kerusakan berarti akibat kejadian tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja di Pasar Baru Trade Center Bandung tidak perlu khawatir.

Buntut dari insiden puntung rokok yang dibuang sembarangan sehingga membuat kepulan asap tebal, pihak keamanan Pasar Baru Bandung akan melarang pengunjung merokok di dalam area pertokoan.

Atas kejadian tersebut, pihak keamanan akan membuat aturan baru di dalam area gedung. Para pengunjung dan pedagang tidak diperbolehkan merokok di dalam area gedung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kejadian ini jadi hikmah, kita akan buat aturan agar pengunjung dan pedagang tidak merokok (di dalam area gedung),” kata Iwan.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *