Dana BPJS Lambat Cair, Pemprov Jabar Siapkan Dana Talang Operasional RS

Terasjabar.co – Pemprov Jabar menyiapkan dana talang untuk menutupi biaya operasional rumah sakit akibat keterlambatan pencairan klaim dari BPJS Kesehatan. Salah satunya operasional di Rumah Sakit Al Ihsan, Kabupaten Bandung.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan penyiapan dana talang ini sebagai bentuk antisipasi agar pelayanan rumah sakit di bawah kendali Pemprov Jabar kepada masyarakat tidak terganggu.

“Jadi kita sudah melakukan antisipasi secara dini. Saya sebagai sekretaris daerah mendapat arahan dari pak gubernur dan wakil gubernur pada prinsipnya jangan sampai pelayanan masyarakat yang sakit di rumah sakit di bawah kendali Provinsi Jabar tidak boleh ada jeda,” ucap Iwa di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (28/9/2018).

Menurut dia, dana talang yang disiapkan akan digelontorkan untuk Rumah Sakit Al Ihsan yang merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jabar. Informasi yang Iwa terima baru rumah sakit tersebut yang membutuhkan bantuan.

Penyediaan dana talang tersebut, kata Iwa, disiapkan melalui pinjaman ke Bank BJB. Berdasarkan hasil rapat dengan Dinas Kesehatan diputuskan bahwa RS Al Ihsan diperbolehkan untuk meminjam sekitar Rp 50 miliar sambil menunggu pencairan klaim dari BPJS Kesehatan.

“Jadi khusus untuk BLUD memungkinkan untuk pinjaman ke perbankan. Dan alhamdulillah mendapat suku bunga yang wajar delapan persen,” katanya.

Saat ini, lanjut Iwa, tinggal menunggu payung hukum untuk merealisasikan proses peminjaman tersebut. Dia memperkirakan payung hukum ini akan selesai pada minggu depan.

“(Payung hukumnya) minggu depan selesai. Sehingga RS Al Ihsan butuh standby loan (pinjaman siaga) bisa dicairkan sebesar 50 miliar rupiah,” kata Iwa.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *