Polisi Ungkap Penjualan Miras Keliling di Solokanjeruk Kabupaten Bandung

Terasjabar.co – Jajaran Polsek Solokanjeruk berhasil mengungkap kasus penjualan miras keliling menggunakan minibus di wilayah Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Solokanjeruk AKP Karyaman mengatakan miras yang dijual berjenis tuak. Sistem penjualannya dengan cara langsung mendatangi konsumen.

“Modus baru, jualnya berkeliling, mendatangi pembeli masih di wilayah Solokanjeruk,” kata Karyaman di Mapolsek Solokanjeruk, Selasa (19/6/2018).

Karyaman mengungkapkan kasus tersebut berhasil diungkap setelah mendapatkan laporan dari warga. Menurutnya penjual miras itu karib disapa Ronaldo dan merupakan pemain lama, yang sebelumnya menjual miras di kios yang ada di Solokanjeruk.

Namun setelah sering dirazia oleh Anggota gabungan TNI Polri dan Satpol PP, Ronaldo membuat cara baru menjual miras agar tidak terendus oleh Polisi.

“Berawal dari Informasi masyarakat, adanya penjual miras. Warga lapor kepada kami, kami langsung mendatangi TKP kemudian melakukan penggeledahan, ternyata benar ada penjualan miras jenis tuak dengan cara menjual menggunakan kendaraan roda empat,” ungkapnya.

Ia menuturkan lokasi tempat menjual miras itu berada di dekat perumahan yang ada di Solokanjeruk. Mobil tersebut terparkir di pinggir jalan. Sepintas warga tidak akan menyadari mobil tersebut menjual miras. Cara penjualan dengan mobil belum genap satu bulan dilakukan Ronaldo.

“Pembeli datang, menghampiri kendaraan ini, transaksi, beli dan pergi. Seolah-olah mobil ini bukan menjual miras, tapi menjual jus atau pakaian yang biasa kita lihat seperti di pinggir-pinggir jalan. Standbynya di pinggir jalan dan pas di depan perumahan, Informasi dia juga berpindah-pindah tempat,” jelasnya.

Selain standby di lokasi tersebut, Ronaldo juga menjual miras dengan cara diasongkan atau jemput bola kepada konsumen atau orang yang sedang berkumpul di pinggir jalan.

“Informasi dan keterangan dari yang bersangkutan sempat melakukan hal itu (jemput bola), buka di situ saja tapi di tempat lain untuk melakukan transaksi miras. Tapi lebih sering beberapa hari ini yang bersangkutan standby di lokasi mengingat konsumen sudah pada tahu,” tuturnya.

Karyaman mengklaim di wilayah hukumnya sudah zero miras. Selama ini ia kerap secara rutin melakukan razia.

“Dia pemain lama, sebelumnya memiliki kios, kita melakukan razia setiap pagi, setiap sore di wilayah hukum Polsek Solokanjeruk. Mungkin yang bersangkutan sudah tidak memiliki kesempatan untuk menjilati miras di kiosnya sehingga melakukan inovasi cara baru, pakai kendaraan dan transaksi di mobil seolah-olah bukan menjual miras,” ujarnya.

Dari tangan Ronaldo, polisi berhasil menyita sekitar 200 bungkus tuak siap edar yang sudah dikemas menggunkan plastik bening berukuran satu liter. Satu bungkus tuak tersebut dijual Rp 10 ribu. Tuak tersebut berasal dari wilayah Garut.

“Penjualan dikenakan sanksi UU Tipiring, tidak dilakukan penahanan tapi proses tetap berjalan dengan barang bukti yang ada sekarang ini,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 18 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization