Uu: Terorisme Muncul Karena Pemahaman Agama yang Keliru

Terasjabar.co – Tingkat pendidikan dan pemahaman tentang agama yang masih rendah menjadi penyebab utama munculnya terorisme di Indonesia. Padahal jika dikaji dan dipahami dengan baik, nilai-nilai keagamaan sangat bertentangan dengan paham yang dianut para teroris.

Hal ini diungkapkan calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum, menyikapi munculnya aksi-aksi terorisme di Indonesia. Uu merasa perihatin dengan bermunculannya kembali kasus tersebut.

“Hal ini menandakan adanya pemahaman agama yang keliru dari para pelaku teror. Semua agama, termasuk Islam, tidak ada yang mengajarkan aksi teror,” katanya melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (19/5/2018).

Uu mengatakan, fenomena ini terjadi karena pelaku terorisme tidak memahami agama dengan baik. Mereka mempelajari agama sepotong-sepotong, dan diarahkan kepada pemahaman yang menyimpang.

Oleh karena itu, menurut Uu, masyarakat harus diberi pendidikan karakter yang baik agar bisa menerima pemahaman tentang nilai-nilai agama yang baik dan utuh.

“Pendidikan karakter identik dengan akhlak. Akhlak identik dengan keimanan dan ketakwaan. Jadi adanya radikalisme dan terorisme ini, solusinya kuatkan pendidikan karakter yang digembar-gemborkan Pak Jokowi,” katanya.

Pemberian pendidikan karakter yang baik hanya bisa dilakukan dengan memperbanyak pendidikan keagamaan khususnya kepada generasi muda.

Uu menilai selama ini siswa sekolah kurang mendapatkan pendidikan agama.

“Harus ada pendidikan keagamaan tambahan. Harus ada pendidikan agama di luar sekolah. Bukan hanya muslim, tapi semuanya. Bukan teori, tapi juga praktek,” kata dia.

Uu mengaku sudah menerapkan hal ini selama menjabat Bupati Tasikmalaya sejak 2010. Berbagai program bisa direalisasikan seperti ajengan atau ustaz masuk sekolah mulai dari SD hingga SMA, wajib belajar diniyah, dan magrib mengaji.

Selain itu, kata dia, siswa muslim mengikuti program Pesantren Ramadan setiap bulan Ramadan datang.

“Jadi anak-anak di bulan puasa ini tidak sekolah. Pendidikan agama yang dimajukan melalui Pesantren Ramadan. Bahkan mereka mondok di pesantren,” katanya.

Agar semua hal ini bisa terwujud di setiap daerah, menurutnya semua tingkatan pemerintah harus memiliki komitmen yang baik terutama dari sisi penganggaran.

“Pemerintah harus membiayai. Jangan hanya slogan dalam visi misi atau debat kandidat,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × three =

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay