Tepis Serangan Dedi, Uu Berkilah soal Rumput Tinggi dan Sampah Menumpuk di Alun-Alun Tasikmalaya

Terasjabar.co – Cawagub Jabar nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum dicecar Cawagub Jabar nomor urut 4 Dedi Mulyadi saat debat Cagub Jabar 2018 yang disiarkan langsung dari kampus Universitas Indonesia (UI), Senin (14/5/2018) malam.

Dedi membagi pengalamannya saat berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya. Saat itu Dedi sempat melihat tumpukan sampah dan rumput setinggi dua meter di alun-alun Tasikmalaya yang seolah-olah tidak ada penanganan.

“Apa itu penyebabnya,” tanya Dedi pada Uu.

Uu yang kini berstatus cuti dari posisi Bupati Tasikmalaya itu menyanggah bahwa yang dikunjungi Dedi bukan alun-alun kabupaten melainkan bundaran jalan yang dikelola oleh kecamatan. Uu menepis ungkapan Dedi tersebut.

“Itu bukan alun-alun kabupaten, tapi bundaran jalan. Alun-alun kabupaten itu dekat Pemda dan sedang dibangun. Hari ini dan beberapa bulan ke belakang saya tidak ngantor karena cuti. Jadi rumput yang disampaikan (Dedi), kami tidak pernah memerintahkan (untuk dibereskan) karena tidak ada kewenangan. Kalau saya kembali ke sana (beres cuti) akan perintahkan,” tutur Uu.

Alih-alih menerima sanggahan Uu, Dedi kembali mengemukakan jika pengalaman tersebut didapatnya bukan saat Uu cuti melainkan saat masih menjabat.

“Itu sudah sejak lama. Dan alun- alun itu (kabupaten bukan bundaran) menurut pengakuan warga,” kata Dedi.

Terkait hal itu Uu pun menjawab bahwa itu tetap bukan kewenangan dirinya sebagai bupati. Sebab itu kewenangan dari pemerintah di kecamatan dan warga. “Itu bukan miliki kami (Pemkab), tapi kecamatan,” ucap Uu.

Perdebatan soal sampah dan rumput itu pun berlanjut saat Dedi kembali mengingatkan pernyataan Ridwan Kamil-Uu yang menyampaikan jika segala persoalan tidak bicara kewenangan pemerintah provinsi, kabupaten atau lainnya. Sebab untuk permasalahan sampah Dedi menilai hal itu tidak perlu kewenangan.

“Tanpa kewenangan pun sampah harus tetap dipungut, dibersihkan,” ujar mantan Bupati Purwakarta dua periode itu.

Uu yang terlihat sedikit berapi-api sempat ditenangkan oleh pasangannya Emil, sapaan Ridwan Kamil. Menurut dia, sebagai bupati ia tidak bisa seenaknya mengambil kewenangan siapa pun. Sebab menurut Uu masing-masing jabatan itu memiliki kewenangan.

“Sampah itu bukan urusan kewenangan, tapi ketauladanan. Menjadi pemimpin itu ketauladanan,” timpal Dedi.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *