Cawagub Uu Terus Tingkatkan Popularitasnya

Terasjabar.co – Pemilihan Gubernur Jawa Barat menyisakan waktu sekitar 60 hari lagi. Di sisa waktu tersebut, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum terus berupaya mengejar ketertinggalannya.

Pasangan Ridwan Kamil ini pun optimistis menjelang pencoblosan popularitasnya yang sering dibilang rendah akan melaju pesat.

“Saya optimis menang dan popularitas saya sendiri terus melesat karena berbagai faktor,” kata Uu, Minggu, 29 April 2018.

Menurut Uu, masih rendahnya popularitas dia justru menjadi cambuk untuk terus berusaha lebih baik. Dia menilai, jika popularitasnya dan Ridwan Kamil sama-sama tinggi, bukan tidak mungkin keduanya terlena.

“Karena kita masih jauh, maka kita bisa mengejar dan kami masih ada kesempatan untuk menambah,” ucap dia.

Dukungan untuk terus melesatkan popularitasnya justru muncul dari berbagai kalangan. Salah satunya penceramah perempuan asal Ciamis, Mamah Dedeh.

Dalam acara tabligh akbar yang digelar di lapangan Kampung Krajan, Desa Jatiragas, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Minggu, 29 April 2018, Mamah Dedeh berulang kali memperkenalkan bupati Tasikmalaya dua periode itu.

“Pak Uu sini ke depan,” panggil Mamah Dedeh. Lalu Kang Uu menghampiri Mamah Dedeh yang memintanya duduk di sampingnya. Perempuan yang sering berceramah di televisi ini kemudian meminta Uu berpidato.

Kang Uu pun bertanya pada hadirin, “Ibu-ibu ada yang kenal saya enggak?” Belum sempat hadirin yang mayoritas ibu-ibu itu menjawab, tiba-tiba Mamah Dedeh teriak, “Saya kenal Kang Uu”. Hadirin pun kontan tertawa.

“Gimana enggak kenal, nama Uu, itu  mudah diingat, Uu, Uu, Uu,” celoteh  Mamah Dedeh,  hadirin pun kembali tergelak.

Kang Uu tersenyum sumringah. “Saya senang, nama saya semakin dikenal karena disebut terus sama Mamah Dedeh,” ucap cucu KH. Choer Affandi, pendiri Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya Tasikmalaya ini.

Mamah Dedeh pun mengingatkan, dalam memilih pemimpin itu jangan asal pilih, tapi pilih yang mengajak pada jalan Allah SWT, mengajak pada perbuatan baik dan menjauhi kemungkaran.

Sementara Uu mengaku tak asing dengan sosok Mamah Dedeh. Menurut dia, ayah Mamah Dedeh adalah murid dari kakeknya. Kakak dan adik-adik Mamah Dedeh juga belajar di Pesantren Miftahul Huda.

“Jadi wajar jika  Mamah Dedeh mendukung saya karena mereka keluarga besar Hamidah,” kata dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *