KPU Jabar Tetapkan Jumlah DPT Pilgub Jabar 2018 Sebanyak 31.735.133 Pemilih

Terasjabar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilgub Jabar 2018 sebanyak 31.735.133 pemilih. Jumlah tersebut masih bisa berubah seiring adanya revisi DPT di Kabupaten Indramayu.

Komisioner KPU Jabar Ferdhiman Bariguna menuturkan dari 31.735.133 pemilih, 51.514 di antaranya merupakan penyandang disabilitas. Sementara untuk komposisi pemilih laki-laki dan perempuan jumlahnya kurang lebih sama.

“Jumlah DPT itu sebanyak 31,73 juta pemilih. Ada 51 ribu penyandang disabilitas, terus untuk jumlah pemilih laki-laki dan perempuan 50:50 atau laki-laki sebanyak 15.948.112 pemilih dan perempuan 15.787.021,” kata Ferdhiman, saat dihubungi, Senin (23/4/2018).

Dia melanjutkan, jumlah DPT untuk Pilgub Jabar 2018 masih bisa berubah. Dia memperkirakan ada perubahan sedikit jumlah DPT seiring adanya perbaikan jumlah DPT di Kabupaten Indramayu.

“Kita ada perbaikan di Indramayu, nanti Rabu (25/4) rekap ulang lagi untuk masukin Indramayu. Ada beberapa ratus perbaikan untuk dimasukin (dalam DPT),” ucapnya.

Sejauh ini, kata Ferdhiman, tidak ada masalah berarti menyangkut DPT. Meski begitu pihaknya akan terus melakukan verifikasi demi memastikan keakuratan terhadap data pemilih.

“DPT sebetulnya sudah selesai cuman karena ada Indramayu rekap ulang perbaiki datanya. Setelah itu kalau ada yang wafat nanti dicoret. Kalau nanti ditemukan pemilih wafat atau tidak memenuhi syarat lagi nanti diberi tanda dalam salinan (DPT-nya),” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + nine =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data