Ini Pandangan Pengamat Tentang Pejabat Gubernur dari Kalangan TNI / Polri

Terasjabar.co – Perdebatan tentang boleh tidaknya perwira Polri menjabat sebagai pejabat gubernur harus dilihat dalam perspektif tata kelola pemerintahan.

Penekanan ini menjadi memungkinkan dilakukan manakala posisi untuk pengisian pejabat. Gubernur tersebut tidak sepenuhnya diisi oleh unsur petinggi di kemdagri.

Sehingga menjadi memungkinkan diambil dari unsur di luar kemdagri, seperti kejaksaan, Polri ataupun TNI, dan lain sebagainya sebagaimana yang diatur dalam uu no. 10/2016 pasal 101, dan Permendagri no. 1/2018 pasal 4 dan pasal 5.

Menurut Muradi, selaku Ketua Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Univ. Padjadjaran, Bandung, menyatakan bahwa sekedar gambaran pilkada langsung 2015 yang mana saat itu ada dua perwira dari TNI dan Polri menjabat sebagai pejabat Gubernur di Aceh dan Sulawesi Barat, yang saat itu berbasis pada potensi konflik di kedua daerah tersebut, sehingga diharapkan ada koordinasi yang lebih mudah dibandingkan jika dijabat oleh yang bukan dari unsur institusi keamanan.

“Sementara bila mengacu pada perundang-undanganan yang terkait TNI atau Polri, baik UU no.2/2002 tentang Polri maupun UU no. 34/2004 tentang TNI, yang mana penekanannya lebih pada keterlibatan dalam politik praktis. Namun jika dilihat lebih detail, keberadaan untuk mengisi jabatan sebagai pejabat kepala daerah tersebut dimungkinkan karena penekanannya pada pelayanan sebagai kepala daerah,” jelas Muradi, Jumat (26/1).

Menurutnya,  bukan tanpa masalah saat pejabat gubernur diisi oleh sekda menjadi permasalahan tersendiri, karena adanya interaksi yang bersifat tidak netral.

“Karenanya, berkaca pada pengangkatan pejabat dari unsur Polri dan TNI pada 2015 lalu, maka penetapan perwira Polri menjadi pejabat Gubernur menjadi dimungkinkan dengan pertimbangan strategis, yakni, kedua provinsi tersebut berpotensi konflik, sebagaimana yang ditegaskan oleh Bawaslu, KPU, Kemdagri dan juga internal Polri maupun TNI sendiri. Apalagi dalan peraturan yang ada, kali ini makin kuat pijakannya dibandingkan saat 2015 lalu,” jelasnya.

Muradi melihat, ada tiga pertimbangan strategis yang menjadi pijakan bagi Kemdagri untuk memosisikan perwira Polri menjadi pejabat Gubernur, yakni pertama, pencegahan kemungkinan konflik dari pelaksanaan Pilkada.

“Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan koordinasi dan respon yang lebih efektif dan baik dalam memposisikan potensi konflik tersebut menjadi tidak terjadi atau minimalisir,” tegasnya.

Yang kedua, penegasan netral dalam pelaksanaan pilkada, yang mana potensi adanya ketidaknetralan akan mengganggu kualitas pelaksanaan Pilkada.

“Sejak awal potensi konflik di sumatera utara dan Jabar sebagai mana dua daerah tersebut mengemuka karena calon yang maju salah satunya berasal dari unsur TNI atau Polri, maka perlu penegasan dari pejabat gubernur untuk tetap menjaga jarak dan pelayanan ke warga tidak terganggu,” paparnya.

Dan yang ketiga, pertimbangan strategis lainnya adalah penekanan bahwa Kemdagri ingin memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada harus menjadi ajang melakukan kontrak baru antara publik dengan para kandidat dengan suasana yang tanpa paksaan.

“Sejauh ini dalam bacaan Kemdagri, kemungkinan hal tersebut sulit dilakukan jika berasal dari unsur sipil Kemdagri, karena upaya tersebut harus dilakukan dalam perspektif lain. Dan belajar dari pilkada 2015 keberadaan pejabat. Gubernur di Aceh dan Sulbar relatif berjalan dengan baik, yang mana ketika itu pejabat Gubernurnya berasal dari TNI dan Polri, yang mana pada kondisi tertentu dan pertimbangan strategis dimungkinkan dilakukan, yang mana pada Pilkada 2018 ini juga memiliki pertimbangan yang kurang lebih sama,” terangnya. (Manunggal)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − seventeen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam