Makna Dialog Menurut Ridwan Kamil

Terasjabar.co – Kunci menghindari konflik berbau SARA adalah dengan berdialog. Hal tersebut diutarakan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

“Kita sering berbeda karena jarang mau secara kemanusiaan untuk datang berdialog,” ujar pria yang akrab disapa Emil ini saat menghadiri acara Open House di Gereja Katedral Santo Petrus, Kota Bandung, Senin (25/12) malam.

Emil mengatakan, kebanyakan perselisihan yang terjadi terutama di dunia maya adalah jarangnya dialog di tengah perbedaan pemahaman. Masyarakat sering melakukan monolog dibanding dialog, sehingga sulit untuk menemukan titik kesepahaman terhadap hal yang tidak disetujui.

“Satu kunci yang harus diperbanyak seperti hari ini. Semoga dalam rutinitas ruang digital, sehari-hari, diskusi-diskusi perbanyak dialog. Jangan jadi bangsa sedikit dialog banyak monolog,” katanya.

Ia berharap, ruang dialog menjadi sebuah tradisi dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi masyarakat Kota Bandung dalam memecahkan suatu permasalahan. Jika ruang dialog sudah menjadi kebiasaan masyarakat, ia optimis segala hal yang dapat menyebabkan perselisihan dapat ditekan sejak awal.

“Semangat berdialog dari hal yang berbeda. Mudah-mudahan jadi tradisi warga Bandung. Apabila dijadikan dasar dalam dukungan antar sesama umat beragama, saya meyakini Kota Bandung selalu damai,” katanya. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *