Sejumlah Badan Publik “Tereliminasi” Pada Tahap Akhir Monev KIP Jabar 2021
Terasjabar.co – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik bentukan Komisi Informasi Jawa Barat akan segera menuntaskan tugasnya memberikan penilaian terhadap implementasi keterbukaan informasi pada Badan Publik yang berada di Jawa Barat. Sembilan anggota independen yang diketuai Dr. H. Dedy Djamaludin Malik, M.Sc. tinggal melewati dua tahap Monev, yakni visitasi dan presentasi Badan Publik serta Rapat Pleno Penilaian Akhir.
Menurut Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi (ASE) Komisi Informasi Jawa Barat, Dadan Saputra, visitasi dan presentasi berada pada satu tahap yang sama dengan Badan Publik yang berbeda. Badan Publik Kabupaten/Kota melalui tahap visitasi yang dilakukan Tim Monev langsung ke tempat domisili Badan Publik dalam dua minggu lalu. Sementara itu, Badan Publik lainnya, seperti OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Instansi Vertikal, Partai Politik, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus melalui tahap presentasi yang akan dilaksanakan secara marathon Senin-Selasa (8-9/11/2021) di Bandung.
“Namun sayang, tidak satu pun Badan Publik BUMD yang lolos ke tahap presentasi karena grade nilai mereka dibawah rata-rata,” tambah Dadan Saputra yang didampingi Komisioner Bidang Kelembagaan Yudaningsih.
Badan Publik OPD, Instansi Vertikal, dan Partai Politik pun tidak semua lolos ke tahap presentasi karena grade nilai akhir mereka di bawah 60. Dari 37 Badan Publik OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengembalikan self assessment Monev 2021 hanya 17 dan yang lolos ke tahap presentasi karena grade nilainya di atas 60 hanya 11 OPD; Dari 11 Instansi Vertikal di Jawa Barat hanya 3 yang dapat mengikuti tahap presentasi, sedangkan Badan Publik Partai Politik dari 16 Partai Politik hanya 5 yang akan mengikuti tahap presentasi.
“Badan Publik Kabupaten/Kota pun tidak semuanya masuk tahap visitasi. Dari 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat sebanyak 24 yang masuk tahap visitasi. Badan Publik yang mengikuti tahap visitasi dan presentasi inilah yang dijagokan akan mendapat anugerah Keterbukaan Informasi setelah nilai akhir ditetapkan melalui Rapat Pleno Akhir Tim Monev Independen,” kata Dadan Saputra.
Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, H. Ijang Faisal bersyukur atas hampir selesainya semua tahapan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Monev KIP 2021, terutama kepada seluruh Badan Publik yang ada di Jawa Barat yang telah berpartisipasi dan seluruh anggota Tim Peniai Monev 2021 yang telah bekerja keras berjibaku sehingga semua tahapan berjalan dengan lancar.
“Kami sangat berterimakasih pada semua pihak yang telah mendukung Monev KIP 2021 dan tentu kami berharap Monev dapat tuntas hingga akhir dengan lancar, sehingga event penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik yang direncanakan awal Desember 2021 dapat selenggara dengan sukses,” tambah Ijang Faisal sambal meminta do’anya kepada semua warga Jawa Barat agar semua kegiatan yang diselenggarakan Komisi Informasi Jawa Barat dapat bermanfaatkan bagi semua pihak.






Leave a Reply