Kerap Pindah-Pindah Parpol, Toto Purwanto Sandi Sebut Ruhut Sitompul Sebagai Politikus Penjilat
Terasjabar.co – Pernyataan mantan kader Partai Demokrat yang kini sudah menyeberang ke PDI-Perjuangan, Ruhut Sitompul mendapat respons keras dari kader Partai Demokrat.
Kali ini dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta, Toto Purwanto Sandi. Anggota Komisi V DPRD Jabar ini nampak geram dengan pernyataan Ruhut Sitompul terkait Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurutnya, Ruhut Sitompul merupakan sosok politisi yang kerap berpindah-pindah partai politik sesuai dengan rezim penguasa.
“Pada era kepemimpinan Soeharto, masyarakat telah mengetahui bahwa Ruhut merupakan kader Partai Golkar. Kemudian masuk di era kepemimpinan SBY, Ruhut berpindah haluan dari Partai Golkar ke Partai Demokrat. Ketika SBY selesai dari jabatannya sebagai presiden, Ruhut pindah ke PDIP karena kebetulan presiden pengganti SBY itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan kader PDIP”, katanya, Minggu (21/3/2021).
Oleh karena itu, Toto meminta kepada masyarakat Indonesia agar tidak percaya pada setiap pernyataan yang dilontarkan Ruhut. Dirinya bahkan menyebut Ruhut Sitompul sebagai politisi penjilat.
“Siapa pun yang berkuasa, maka ia pun akan ‘menjilatnya’. Setelah tak berkuasa, maka ia pun meninggalkannya, bahkan menghinanya. Jangan percaya mulut politikus penjilat seperti itu,” katanya.
Sebelumnya, Ruhut Sitompul menanggapi podcast Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berjudul ‘Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Terlambat, Tapi Pasti’ melalui akun Twitter miliknya, @ruhutsitompul.
Podcast yang dimaksud adalah video berdurasi 18 menit 42 detik yang berisi cerita puitis yang ditulis SBY dan dibacakan oleh narator. Podcast tersebut berisikan curahan isi hati SBY yang merasa disakiti dan menyebut perbuatan dan perlakuan sejumlah sahabatnya
Dalam cuitannya, Ruhut menganalogikan podcast tersebut ibarat menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Dia juga mengatakan bahwa begitulah yang sedang terjadi di Partai Demokrat.
“Pak SBY di podcast ibarat menepuk air di dulang terpercik muka sendiri. Itulah yang dilakukan kader-kader Demokrat sekarang,” cuit Ruhul, Jumat, 19 Maret 2021.
Ia bahkan mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bau kencur. AHY suka memfitnah dan pembunuhan karakter.
“Dan Ketumnya AHY masih bau kencur. Suka memfitnah pembunuhan karakter, berita bohong tipu muslihat. Lahirlah KLB Sibolangit Ketum PD Pak Moeldoko, Sekjen JAM. MERDEKA!,” sambungnya.
Tak hanya itu, Ruhut juga menyebut AHY juga suka sebar berita bohong dan menipu. Karena hal itu, menurut Ruhut, lahirlah Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Sedang.
Diketahui dari hasil kongres luar biasa (KLB) tersebut, KSP Moeldoko diangkat sebagai Ketua Umum dan Jhoni Allen Marbun sebagai Sekretaris Jenderal.






Leave a Reply