27 Kilogram Narkotika Jenis Sabu Gagal Beredar di Jabar Selama 2020

Terasjabar.co – Peredaran narkotik selama pandemi COVID-19 di Jawa Barat disebut meningkat. Buktinya, sebanyak 27.959,68 gram atau 27,96 kilogram narkotik jenis sabu gagal beredar di sepanjang 2020.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat Brigjen Sufyan Syarif. Selain barang bukti sabu, ada pula barang bukti lainnya dari 118 perkara yang ditangani oleh BNN Jabar. Dari ratusan kasus itu, sebagian sudah diputus pengadilan.

“Kasus penyalahgunaan narkotik selama 2020 ini tergolong tinggi dibanding 2019. Apalagi dalam pandemi COVID-19 ini mengalami peningkatan. Ini bisa dilihat dari jumlah kasus yang diungkap dan barang bukti yang disita,” kata Sufyan dalam keterangannya, Jumat (1/1/2021).

Selain barang bukti sabu, BNN juga menyita sejumlah barang bukti lain dari 118 perkara tersebut. Barang bukti itu di antaranya 108,7 kilogram ganja, 3.000 butir ekstasi dan 560,4 gram tembakau gorila. Selain itu, ada juga obat-obatan jenis subuxone sebanyak 11 butir, hexymer 2.116 butir, trihexyphenidyl 900 butir, dextro 1.166 butir dan double L 3.162 butir.

Sepanjang 2020 juga, BNN melakukan rehabilitasi. Berdasarkan data, total ada 116 orang menjalani rehabilitasi rawat jalan.

“Layanan Rawat Jalan sebanyak 116 orang dengan rincian 53 orang klien masih menjalani rawat jalan, 22 orang klien dirujuk rawat inap, delapan orang klien rujuk psikiater, satu orang klien meninggal dunia, 32 orang klien menjalani rehabilitasi dan rujuk pascarehabilitasi,” tuturnya.

Sufyan menjelaskan permasalahan narkotika ini bukan semata-mata persoalan Indonesia saja. Menurut dia, masalah narkotik ini juga menjadi persoalan di dunia.

Pihaknya mencatat bahwa persoalan narkotik di Indonesia masih dalam kondisi yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan tinggi secara terus-menerus dari seluruh elemen bangsa Indonesia. Berdasarkan World Drug Report UNODC tahun 2020 tercatat sekitar 269 juta orang di dunia menyalahgunakan narkoba (berdasarkan penelitian tahun 2018).

Selain itu, UNODC juga merilis adanya fenomena global dimana sampai Desember 2019, telah dilaporkan adanya penambahan temuan zat baru lebih dari 950 jenis. “Sementara di Indonesia, berdasarkan data Pusat Laboratorium BNN, saat ini sebanyak 83 NPS (New Psychoactive Substances) telah berhasil terdeteksi, 73 NPS di antaranya telah masuk dalam Pemenkes No. 22 Tahun 2020,” ujar Sufyan.

Kondisi tersebut, sambung Sufyan, menjadi tantangan bagi BNN, khususnya BNNP Jabar sebagai instansi vertikal yang memiliki tugas dan fungsi di bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan seluruh elemen dalam menangani permasalahan narkotik.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + seven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam