Sang Mantan Nilai Sanksi untuk Persib Tidak Adil
Terasjabar.co – Dua mantan pemain Persib Bandung Boy Jati Asmara dan Aji Nurpijal menilai sanksi dari Komisi Disiplin PSSI Pusat kepada Persib Bandung tidak adil dan sangat merugikan bagi Maung Bandung. Bahkan, bagi Boy Jati putusan mengenai tanpa adanya penonton pada setengah kompetisi Liga 1 musim 2019 mendatang sangat konyol dan tidak mendasar.
Seperti diketahui, Persib mendapat rentetan sanksi buntut dari kasus meninggalnya suporter, jelang laga melawan Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Total ada Sembilan sanksi yang diberikan oleh PSSI untuk Persib Bandung, official, Panpel, Bobotoh hingga Pemain. Dari total Sembilan sanksi yang diterima, beberapa diantaranya adalah sanksi larangan bermain tanpa penonton.
“Menurut saya konyol karena kejadiannya di luar lapangan dan sebelum waktu pertandingan. Saya tidak membenarkan terjadinya pengeroyokan sehingga berujung meninggalnya korban. Tapi sepengetahuan saya hukuman terhadap tim akan diberikan jika kejadian terjadi pada saat pertandingan,” ucap Boy di Bandung, Selasa (02/10/2018).
Boy mengungkapkan, sanksi yang diberikan untuk Persib ditudingnya berbau pencitraan. Untuk itu, Boy tak setuju mengenai hukuman yang diberikan komdis kepada Persib Bandung.
“Kalau pada saat terjadi di luar pertandingan ini berhubungan dengan Panpel mengenai pengamanan. Jadi saya tidak setuju mengenai hukuman yang diberikan pada tim. Saya lihat momen ini dimanfaatkan orang jadi ajang pencitraan,” katanya.
Boy kemudian membandingkan kasus keributan antar suporter ini di laga-laga lainnya. Menurut dia, kenapa saat itu klub yang suporternya tengah berseteru tidak mendapatkan sanksi yang tegas.
“Ke mana aja selama ini. Ke mana aja ketika sebelum ada kematian. Bukankah ada beberapa tim yang sudah berseteru suporternya. Kenapa waktu itu tidak dilakukan pencegahan dan Federasi betul-betul melakukan pengawasan,” katanya.
Menurut dia, kalau keputusan ini betul-betul terealisasi mengenai hukumannya dan Persib tidak bisa banding sebaiknya liga dibubarkan saja. Menurut dia, setelah itu buat liga baru yang memang membuat peraturan tegas mengenai sanksi keributan antar suporter.
“PSSI punya tidak aturan yang mengatur tentang ini. Kalau ada sudah jalankan saja yan ada. Jangan aturannya tiba-tiba seperti ini. PSSI mengatur tidak Masalah keributan sebelum pertandingan di luar stadion. Itu saja sudah yang dipakai,” katanya.
Baca Juga: Usai Tragedi Haringga, Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib dan Bobotoh
Hal senada dikatakan Aji Nurpijal. Bahkan, Aji sampai kaget dengan putusan komdis yang dibuat PSSI untuk Persib Bandung karena sangat merugikan.
“Putusan ini sangat memberatkan Persib karena kejadian itu terjadi di luar stadion. Seharusnya hukuman ini diberikan ke perangkat pertandingannya berupa denda dan tidak boleh melaksanakan pertandingan,” ujar Aji.
Oleh karena itu, Aji berharap Persib Bandung melakukan banding atas keputusan tersebut. Dia berharap keputusan dari hasil banding menjadi lebih adil bagi tim.
“Persib perlu banding sampai keluar hasil yang tidak merugikan Persib. Tegas tapi yang sebelum-sebelumnya harus di tegakan juga atas kematian seporter lain. Kita harus adil dengan kejadian lainnya,” tuturnya.






Leave a Reply