Peta Pemilih Pilgub Jabar Versi Poltracking, Pendukung RK Geser ke Dedi-Erwan

Terasjabar.co – Poltracking Indonesia merilis survei peta sebaran pemilih empat paslon Pilkada Jabar. Dijelaskan, basis wilayah yang mendukung Ridwan Kamil di Pilkada Jabar lalu, bergeser ke Dedi Mulyadi-Erwan.

Survei dilakukan 8 hingga 14 September 2024. Populasi survei merupakan warga Jawa Barat dengan jumlah responden 1.200. Metode survei multistage random sampling dengan margin of error +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sistem pengambilan survei melakukan wawancara tatap muka.

Berikut hasil survei berdasarkan wilayah aglomerasi kultural:

1. Megapolitan Kabupaten/Kota: Bogor, Kota Bogor, Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok dengan sebaran pemilih 28,3 persen.

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 55,3 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 12,4 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 6,2 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2,4 persen
– Tidak Tahu 23,7 persen.

2. Pantura: Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang dengan sebaran pemilih 25,1 persen

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 68,3 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 10,7 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 5 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 4 persen
– Tidak Tahu 12 persen.

3. Bandung Raya: Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang dengan sebaran pemilih 19,1 persen

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 79,6 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 12,6 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 0,9 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 1,7 persen
– Tidak Tahu 5,2 persen.

“Pemilih RK di Jabar terdeteksi bergeser ke Dedi Mulyadi,” kata Hanta Yuda, dalam paparan hasil survei Poltracking, Kamis (26/9/2024).

4. Priangan Timur: Ciamis, Garut, Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar dengan sebaran pemilih 15,9 persen

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 65,8 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 10 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 10 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 5,3 persen
– Tidak Tahu 8,9 persen.

5. Priangan Barat: Cianjur, Sukabumi, Kota Sukabumi

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 64,3 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 14,3 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 3,6 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 0,7 persen
– Tidak Tahu 17,1 persen.

Kelompok Usia

1. Generasi Z (<= 22 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 53,8 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 15,4 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 6,2 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 4,6 persen
– Tidak Tahu 20 persen.

2. Millenial Muda (22-30 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 61,9 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 23,8 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 4 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2,5 persen
– Tidak Tahu 7,8 persen.

3. Millenial Matang (31-40 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 66,7 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 10,3 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 3,4 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2,1 persen
– Tidak Tahu 8,9 persen.

4. Generasi X (41-52 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 71,5 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 8,4 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 5 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2 persen
– Tidak Tahu 13,1 persen.

5. Baby Boomers (53-71 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 64,4 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 6,5 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 7,4 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 4,6 persen
– Tidak Tahu 17,1 persen.

6. Silent Gen (> 71 Tahun)

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 75 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 0 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 16,7 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 8,3 persen
– Tidak Tahu 0 persen.

Elektabilitas di Organisasi Islam

1. Nahdlatul Ulama, sebaran cluster pemilih 43%:

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 67,1 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 9,8 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 6,8 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 4,1 persen
– Tidak Tahu 12,2 persen.

2. Muhammadiyah dengan sebaran cluster pemilih 3,3%:

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 55,9 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 26,5 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 5,9 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 5,9 persen
– Tidak Tahu 5,8 persen.

3. Organisasi Islam lainnya dengan sebaran cluster pemilih 4,8%

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 65,3 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 10,2 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 4,1 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2 persen
– Tidak Tahu 18,4 persen.

5. Tidak ikut organisasi Islam apapun dengan sebaran cluster pemilih 34,8%

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 69,5 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 11,6 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 3,7 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 1,1 persen
– Tidak Tahu 14,1 persen.

Berdasarkan Pemilih Pilkada 2018

1. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum 28.2% 5.9% 2.4% 81.7% 2.8% 7.2%

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 81,7 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 2,4 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 5,9 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 2,8 persen
– Tidak Tahu 7,2 persen.

2. Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 68,5 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 9 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 1,1 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 15,7 persen
– Tidak Tahu 5,7 persen.

3. Sudrajat-Ahmad Syaikhu

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 29,4 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 38,8 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 7,8 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 0 persen
– Tidak Tahu 24 persen.

4. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 93,3 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 1,9 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 1,4 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 0 persen
– Tidak Tahu 3,4 persen.

Berdasarkan Pemilih Pilpres 2024

1. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sebaran cluster pemilih 28,7%:

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 51,5 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 27,5 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 7,1 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 1,7 persen
– Tidak Tahu 12,2 persen.

2. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dengan sebaran cluster pemilih 58,3%

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 76,1 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 5,3 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 4,2 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 1,7 persen
– Tidak Tahu 14,1 persen.

3. Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dengan sebaran cluster pemilih 7,8%

– Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan 53,8 persen
– Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie 7,5 persen
– Acep Adang Ruhiyat dan Gitalis Dwi Natarina 6,3 persen
– Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja 17,5 persen
– Tidak Tahu 14,1 persen.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + twelve =

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global