Hari Peduli Autisme Sedunia, Ronny Hermawan Ajak Wujudkan Masyarakat yang Inklusif dan Ramah Disabilitas
Bekasi, 2 April 2026 — Momentum peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian, dan dukungan terhadap penyandang autisme. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Kota Bekasi, Ronny Hermawan, mengajak masyarakat untuk membangun lingkungan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu untuk berkembang sesuai potensinya.
Menurut Ronny, anak-anak dan penyandang autisme memiliki kemampuan serta keunikan yang perlu dihargai dan didukung. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Hari Peduli Autisme Sedunia bukan hanya tentang meningkatkan kesadaran, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun masyarakat yang menerima perbedaan dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga negara,” ujarnya.
Ronny menilai bahwa masih terdapat tantangan dalam pemenuhan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta ruang sosial yang ramah bagi penyandang autisme. Oleh sebab itu, ia mendorong agar berbagai program pemerintah dapat semakin memperhatikan kebutuhan kelompok disabilitas, termasuk penyandang autisme, sehingga mereka dapat memperoleh layanan yang layak dan berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi para orang tua, tenaga pendidik, terapis, serta komunitas yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendampingi dan mengembangkan potensi anak-anak penyandang autisme. Menurutnya, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri dan kemandirian mereka.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, kebijakan pembangunan daerah perlu memperhatikan prinsip inklusivitas agar setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma dan meningkatkan pemahaman terhadap autisme. Menurutnya, penerimaan sosial yang baik akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih ramah, suportif, dan menghargai keberagaman.
Dalam momentum Hari Peduli Autisme Sedunia, Ronny berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusi sosial terus meningkat. Ia meyakini bahwa masyarakat yang maju adalah masyarakat yang mampu merangkul perbedaan dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi sesuai kemampuan yang dimilikinya.






Leave a Reply