Wakil Dekan III FISIP UIN Bandung Lolos Asesor LAMSPAK, Perkuat Kontribusi Akademisi PTKN di Tingkat Nasional
Terasjabar.co – Kiprah akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FISIP UIN Bandung, Dr. H. Moh. Dulkiah, M.Si., resmi dinyatakan lolos seleksi sebagai Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi Nomor 188/Sd.04/2025 Tentang Pengangkatan Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi Tahun 2025, tertanggal 9 Desember 2025.
Keberhasilan ini menegaskan peran aktif FISIP UIN Bandung dalam mendukung penjaminan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang ilmu sosial dan politik. Selain menjadi kebanggaan institusi, capaian tersebut juga memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dalam tata kelola akreditasi nasional.
Untuk dapat bergabung dalam jajaran asesor LAMSPAK, Dr. Moh. Dulkiah harus melalui rangkaian seleksi yang ketat dan bertahap. Proses diawali dengan seleksi administrasi yang diikuti oleh ratusan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah dinyatakan lolos administrasi, peserta mengikuti tes literasi komputer secara daring sebagai prasyarat kemampuan mengoperasikan sistem akreditasi berbasis digital.
Tahapan seleksi berikutnya mencakup tes psikologi dan wawancara dengan psikolog profesional, yang bertujuan menilai stabilitas emosi, integritas, serta kemampuan pengambilan keputusan. Aspek ini dinilai krusial mengingat asesor LAMSPAK dituntut mampu bersikap objektif dan profesional dalam menilai mutu program studi di berbagai kampus dengan karakteristik yang beragam.
Seleksi puncak dilakukan melalui wawancara langsung dengan Dewan Eksekutif LAMSPAK, yang melibatkan akademisi senior dari berbagai perguruan tinggi ternama. Dalam sesi tersebut, Dr. Moh. Dulkiah diuji terkait komitmen, integritas, serta kemampuan manajemen waktu, mengingat perannya sebagai pimpinan fakultas sekaligus dosen aktif.
Menanggapi capaian tersebut, Dr. Moh. Dulkiah menyampaikan bahwa amanah sebagai asesor LAMSPAK merupakan bentuk pengabdian akademik yang menuntut tanggung jawab dan integritas tinggi.
“Menjadi asesor bukan sekadar tugas administratif, tetapi bagian dari kontribusi akademisi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Ini adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional dan objektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman sebagai asesor LAMSPAK diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan mutu akademik FISIP UIN Bandung, sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Interaksi dengan berbagai program studi dan asesor dari latar belakang kampus yang beragam menjadi ruang belajar yang sangat berharga. Pengalaman tersebut dapat menjadi bahan refleksi dan pembelajaran untuk peningkatan kualitas institusi kami,” tambahnya.
Keberhasilan Dr. H. Moh. Dulkiah lolos sebagai Asesor LAMSPAK diharapkan dapat menjadi motivasi bagi civitas akademika FISIP UIN Bandung untuk terus mengembangkan kapasitas akademik hingga level nasional.
Dengan keterlibatan langsung dalam sistem akreditasi, FISIP UIN Bandung tidak hanya menjadi objek penilaian, tetapi juga berperan aktif sebagai penjaga standar mutu pendidikan tinggi ilmu sosial dan politik di Indonesia.






Leave a Reply