Sugianto Nangolah Gelar Reses III, Sosialisasikan RPJMD 2025–2030 dan Serap Aspirasi Warga Cimahi Selatan
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan 1 (Kota Bandung dan Kota Cimahi), H. Sugianto Nangolah, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Reses III Tahun Sidang 2024–2025 di Jalan Cimindi Barat, RT 01 RW 18, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Senin (21/7/2025).
Dalam kegiatan reses tersebut, Sugianto tidak hanya menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat secara langsung, namun juga menyosialisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat Tahun 2025–2030.
Ia menjelaskan bahwa dokumen RPJMD merupakan acuan strategis pembangunan provinsi lima tahun ke depan yang perlu diketahui oleh masyarakat, karena mencakup bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi daerah.
“Masyarakat perlu tahu arah pembangunan Jabar lima tahun ke depan agar bisa mengawal dan ikut serta berpartisipasi dalam setiap prosesnya. Kami di DPRD terus mendorong agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga,” ujar Sugianto.
Warga yang hadir pun memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan sejumlah persoalan, seperti perbaikan drainase, peningkatan kualitas layanan kesehatan di puskesmas, bantuan pendidikan untuk siswa kurang mampu, serta ketersediaan lapangan pekerjaan di wilayah Cimahi Selatan.
Salah satu warga menyampaikan harapannya agar aspirasi ini tidak hanya didengar, tetapi juga diupayakan realisasinya.
Kami percaya kepada Pak Sugianto karena beliau selalu hadir langsung di tengah-tengah masyarakat dan menindaklanjuti keluhan kami,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sugianto menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang masuk akan dibawa ke forum pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat, baik dalam rapat komisi maupun badan anggaran.
Ia juga berjanji akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Cimahi agar terakomodasi dalam program-program pembangunan yang berkelanjutan.
“Reses bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi forum resmi kami untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari sistem demokrasi yang partisipatif,” tegasnya.
Kegiatan reses ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin terbuka dan produktif ke depannya.






Leave a Reply