Eks Relawan di Jabar Terbitkan Sertifikat Vaksin Ilegal Tanpa Disuntik

Terasjabar.co – Polisi membongkar praktik ilegal authorization atau penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan sertifikat vaksin tanpa menjalani vasksinasi. Polisi menangkap empat orang sindikat penerbitan sertifikat vaksin secara ilegal tersebut yang dua orang di antaranya eks relawan vaksinasi.

Empat orang tersebut terdiri dari JR, IF, MY dan HH. Keempatnya memiliki peran berbeda dalam kasus yang sama. Dari keempat tersangka yang diamankan, dua di antaranya yakni JR dan IF merupakan eks relawan vaksinasi di Jawa Barat.

“Ini ilegal authorization atau penyalahgunaan wewenang aplikasi tersebut,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arif Rachman di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (14/9/2021).

Arif menuturkan kasus ini bermula saat munculnya aplikasi Peduli Lindungi yang menjadi salah satu syarat mengecek vaksinasi. Tim dari siber dan Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Jabar yang dipimpin oleh Kasubdit I AKBP Andry Agustianto melakukan penelusuran.

Dari penelusuran itu, polisi mendapati ada praktik pembuatan jasa pembuatan sertifikat vaksin tanpa divaksin. Jasa itu ditawarkan melalui online oleh para pelaku.

Penerbitan itu bisa dilakukan lantaran dari keempat pelaku, dua orang di antaranya merupakan eks relawan vaksinasi. Sehingga, mereka memasukkan data pemesan saat proses vaksinasi.

“Karena tersangka ini dasarnya relawan saat vaksinasi sehingga memiliki akses. Beda kasus dengan ilegal akses kalau ini ilegal authority. Punya akses dan mencantumkan data palsu padahal belum divaksin,” kata dia.

IF dan JR diketahui berperan sebagai penginputan data dan juga relawan vaksin. Sementara MY dan HH berperan menawarkan lewat media sosial.

Dalam aksinya ini, pelaku menawarkan melaui media sosial dengn harga Rp 100 sampi Rp 500 ribu. Pemesan kemudian memberikan nomor NIK untuk selanjutnya diinput melalui website Primarycare.

Penginputan tersebut dilakukan oleh JR dan IF yang merupakan eks relawan vaksinasi di Jabar.

“Pemesan akan mendapatkan sertifikat vaksin COVID-19 tanpa melakukan penyuntikan vaksin terlebih dahulu,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Eks Relawan di Jabar Terbitkan Sertifikat Vaksin Ilegal Tanpa Disuntik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *