3 Juta Santri di Jabar Jadi Target Sasaran Vaksinasi COVID-19

Terasjabar.co – Tiga juta santri di Jawa Barat ditargetkan menjalani vaksinasi COVID-19. DPW LDII Jabar turun membantu untuk menyukseskan program vaksinasi COVID-19 tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, dua pesantren binaan LDII Jabar, yakni Ponpes Nurul Iman Kota Bogor dan Ponpes Luhur Al Kautsar Kota Cirebon menjadi tempat pembukaan pelaksnaan vaksinasi COVID-19 untuk para santri. Kick off vaksinasi ini dibuka langsung secara virtual oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Kanwil Kemenag Jabar ini. Apalagi kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan banyak pihak, yakni Pemprov, pemda, TNI-Polri dan ponpes. Hal ini sesuai dengan program pemerintah yang menginginkan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

“Target pelaksanaan vaksinasi pemerintah saat ini sebanyak 2 juta orang per hari. Vaksinasi di lingkungan ponpes ini dampaknya bukan hanya ulama dan santri saja, namun juga ke ekosistemnya. Sehingga jika ponpes divaksin, maka ekosistemnya juga akan terbantu,” katanya, Minggu (15/8/2021).

Yaqut mengungkapkan santri merupakan calon pemimpin dan penerus ulama serta tulang punggung bangsa, sehingga mendapat prioritas untuk mendapatkan vaksin. Vaksinasi ini merupakan penjabaran dari nilai agama yaitu menjaga karunia hidup, menjaga keberlangsungan kehidupan, dan merupakan langkah yang mulia supaya bisa mengagungkan asma Allah.

“Vaksinasi ini sejalan dengan spirit agama, yakni menjaga keberlangsungan hidup, supaya menjaga jiwa manusia. Kalangan ponpes diimbau untuk mensukseskan dengan pro aktif mendatangi pusat-pusat vaksinasi dan memberikan pencerahan mengenai vaksinasi. Sebab masih ada masyarakat yang menolak vaksinasi karena ketidaktahuannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan saat ini kedaruratan covid sudah turun karena kerjasama seluruh pihak. Sebelumnya, saat puncak COVID-19, rumah sakit penuh sampai parkiran, tidak bisa menampung semua pasien covid.

“Tingkat kematian Jabar saat ini rendah yakni 1,6%, sementara nasional 2,8%. Saat puncak COVID-19, pasien yang dirawat jumlahnya 120.000 orang, sekarang tinggal 60.000 orang. Ketika kedaruratan ini sudah terlewati, maka kita tetap produktif, namun dengan beradaptasi. Jangan kalah, patah, lemah dengan COVID-19. Namun dengan ilmu, yakni dengan prokes 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi pergerakan,” jelas Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, Kang Emil panggilan akrab Ridwan Kamil melanjutkan, ada dua upaya yang harus dilakukan setelah kedaruratan, yakni melaksanakan protokol kesehatan dan vaksinasi. Ia mengibaratkan vaksin sebagai payung, sehingga tidak membuat basah kuyup, namun kecipratan sedikit basah. Masih ada yang kena, namun kematiannya rendah.

“Dari pantauan kami, daerah yang vaksinasinya tinggi, tingkat kematiannya rendah. Daerah yang vaksinasinya rendah, tingkat kematiannya tinggi. Maka mari yang belum vaksin supaya segera divaksin,” paparnya.

Penduduk Jabar, jelasnya, sebanyak 50 juta orang. Namun volume vaksin yang diberikan jumlahnya sama seperti provinsi yang penduduknya 10 juta orang. Jabar membutuhkan 15 juta vaksin per bulan untuk target 37 juta jiwa, termasuk 3 juta santri.

“Target presiden vaksinasi selesai Desember 2021, Jabar juga ingin cepat menyelesaikan vaksinasi di seluruh wilayah ini. Kecepatan vaksin dulu 50 ribu per hari, sekarang jadi 150 ribu per hari. Namun butuh 400 ribu per hari agar penduduk Jabar tervaksin. Mari kita sukseskan agar kegiatan belajar mengajar di ponpes bisa normal lagi, dengan cara beradaptasi,” urainya.

Wakil Sekretaris DPW LDII Provinsi Jawa Barat Fadel Abrori menambahkan, acara ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam penanganan pencegahan penularan covid, khususnya di lingkungan ponpes.

“LDII selalu mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah, termasuk dalam hal ini program 3 juta santri Jabar siap divaksin. Sejauh ini sebagian warga dan simpatisan LDII Bogor sudah divaksin, bahkan ada beberapa santri dan guru di ponpes-ponpes binaan LDII yang sudah divaksin tahap kedua,” ujarnya.

Fadel menambahkan, program vaksinasi ini telah dilaksanakan DPP LDII bekerjasama dengan TNI-Polri dan Dinkes Prov. Jakarta di Ponpes Minhajurrosyidin, Jakarta Timur. Program yang dilaksanakan sejak 14 Juni 2021 ini memberikan vaksin kepada 1.000 orang per hari untuk warga LDII dan masyarakat sekitar. Hingga kini tercatat sekitar 30.000 orang yang divaksin. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dikunjungi langsung Menteri Kesehatan, Panglima TNI dan Kapolri.

“Beranjak dari kegiatan tersebut,DPP menginstruksikan agar setiap DPW atau setingkat provinsi dan DPD atau setingkat kota/kabupaten melaksanakan vaksinasi bagi warga dan simpatisan LDII. Kami sudah mensosialisasikan mengenai vaksinasi ini kepada warga. Alhamdulillah kegiatan ini telah dilaksanakan di PC atau setingkat kecamatan, dan PAC atau setingkat kelurahan/desa. Sebagian besar warga LDII sudah divaksin, sisa sedikit yang belum divaksin,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 2 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam