Ketua DPRD Jabar: Terus Turunkan Potensi Penyebaran Covid-19 Jelang Lebaran
Terasjabar.co – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat meminta masyarakat untuk tidak pernah kendor menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Menjelang Idulfitri 1442 H, hal yang perlu diwaspadai adalah potensi terbentuknya kerumunan yang dapat meningkatkan kembali penyebaran Covid-19, termasuk di Jawa Barat.
Taufik mengatakan masyarakat dan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, sudah bekerja keras menananggulangi penyebaran Covid-19.
Kerja keras dan disiplin menegakkan protokol kesehatan ini, katanya, telah membuahkan hasil dan harus tetap dipertahankan.
“Kita di Jawa Barat pernah merasakan keterisian ruang isolasi di rumah sakit pernah di atas 50 persen, 60 persen, dan bahkan pernah di atas 80 persen. Sekarang keterisian rumah sakit sudah 36 persen. Ini kita harus tekan terus,” kata Taufik seusai mengikuti Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).
Taufik mengatakan menjelang Idulfitri 1442 H, kerumunan berpotensi terjadi di sejumlah pusat keramaian, sampai potensi penyebaran Covid-19 akibat kegiatan mudik.
Karenanya, Taufik meminta masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah yang kembali meniadakan mudik lebaran tahun ini.
“Semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah itu untuk kebaikan kita semua. Kita memang harus mewaspadai, antisipasi, jangan sampai terjadi lagi peningkatan kasus Covid-19. Kita dukung betul ini,” kata Taufik.
Peniadaan mudik ini, katanya, dapat mencegah penyebaran Covid-19 dari kawasan perkotaan yang kebanyakan memiliki tingkat kasus yang tinggi, ke kampung halaman yang kebanyakan berada di desa-desa dengan angka kasus yang masih rendah.
Menurut Ketua Dewan dari Fraksi Partai Gerindra Persatuan DPRD Jabar ini, pemerintah pun memberlakukan kebijakan peniadaan mudik bukan tanpa sebab, melainkan untuk kebaikan bersama.
Termasuk, katanya, penyekatan di ratusan titik lalu lintas di Indonesia, 158 titik di antaranya di Jawa Barat.
“Kami akan support terus para petugas di lapangan, di titik-titik penyekatan. Minggu depan kami bersama Forkopimda Jabar akan keliling, memantau penyekatan-penyekatan di Jawa Barat berlangsung baik,” tuturnya.
Di sisi lain, kata Taufik, masyarakat bisa tetap produktif sambil tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini pun, katanya, dilakukan para anggota DPRD Jabar yang tetap melaksanakan tugas-tugasnya.
“Kami tetap melaksankan tugas-tugas kami karena memang sudah terjadwal. Semuanya dilakukan juga, termasuk di bulan Ramadan ini. Semua dilakukan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.
Para anggota dewan pun, ujarnya, diminta untuk tidak menggelar open house yang dapat membuat kerumunan.
Taufik menuturkan peniadaan open house pun sudah diarahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada para kepala daerah dan ASN di Jawa Barat demi mengurangi kerumunan.
Taufik mengatakan dirinya pun tidak akan bersilaturahmi ke luar Bandung tahun ini, kecuali menjalankan dinasnya sebagai Ketua DPRD Jabar. Terlebih, katanya, keluarganya memang selama ini tinggal di Bandung.
Masyarakat Jawa Barat, kata Taufik, juga diminta untuk terus mengikuti arahan-arahan dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat.
Dengan sangat mudah, katanya, masyarakat bisa mengakses berbagai informasi dan arahan dari satgas melalui berbagai saluran atau aplikasi digital.






Leave a Reply