Soal DOB di Jabar, SBH: Idealnya Jabar Memiliki 40 Kabupaten dan Kota

Terasjabar.co – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengkonsultasikan terkait Calon Persiapan Daerah Otonomi Baru (CPDOB) di Jawa Barat. Hal itu sebagai tindak lanjut dari tiga wilayah yang tengah diusulkan mendapat rekomendasi untuk pemekaran wilayah yakni wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sukabumi.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Ir. Sri Budihardjo Hermawan, M.IPol. mengatakan, Provinsi Jabar secara geografis maupun demografis memiliki wilayah yang sangat luas. Ditambah, total jumlah penduduk di satu kabupaten di Jabar hampir sama dengan penduduk di satu provinsi diluar Pulau Jawa.

“Provinsi Jabar secara geografis maupun demografis memiliki wilayah yang sangat luas. Ditambah, total jumlah penduduk di satu kabupaten di Jabar hampir sama dengan penduduk di satu provinsi diluar Pulau Jawa. Misalnya di Kabupaten Bogor yang berpenduduk sekitar 5 juta jiwa, sedangkan di daerah lain tidak lebih paling sekitar 3 juta jiwa, sudah menjadi kabupaten kota,” ujar pria yang akrab disapa SBH ini di Kemendagri, Jalan Medan Meerdeka, DKI Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Selain Bogor, lanjut SBH jumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi sangat banyak yang mencapai 47 kecamatan. “Artinya, jika dibandingkan dengan Jawa Timur total penduduk 38,85 juta jiwa serta memiliki 38 kabupaten/kota. Lalu, sambung dia, Jawa Tengah memiliki total penduduk 34,71 juta jiwa serta memiliki 35 kabupaten/kota,” katanya.

Dia menyebutkan, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, Jawa Barat idealnya memiliki 40 kabupaten kota dibandingkan dengan saat ini sebanyak 27 kabupaten kota. “Paling tidak, totalnya ada 40 kabupaten kota di Jabar,” ucapnya.

SBH menambahkan, secara administratif di Jawa Barat sudah mempersiapkan segalanya jika nanti moratorium tentang otonomi daerah di cabut.

“Ya tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat tentang moratorium DOB ini saja, selebihnya kami sudah siap,” tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *