Ini Alasan Pemkot Bandung Tak Tutup Pasar Baru Meski Ada yang Positif Covid-19

Terasjabar.co – Ada satu orang pedagang Pasar Baru Bandung positif COVID-19. PD Pasar Kota Bandung hanya menutup satu blok. Apa alasannya?

Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pasar baru tetap beroperasi dan tidak ada penutupan secara keseluruhan.

“Penanganan sudah dilakukan puskesmas terdekat, langsung yang bersangkutan harus dilakukan isolasi mandiri, tapi tidak otomatis itu harus menutup pasar (secara keseluruhan),” kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (1/9/2020).

Seperti diketahui, dengan ada kejadian ini satu blok yang ada di Blok S Lantai Dasar Pasar Baru Bandung ditutup selama empat hari ke depan untuk dilakukan disinfeksi.

“Yang penting penanganan, aktivitas ekonomi berjalan, yang merasa terpapar saya yakin sudah ditangani puskesmas dan yang merasa interaksi dan kontak erat saya pun imbau untuk isolasi,” ungkapnya.

Ema menyebut, PD Pasar Kota Bandung sudah semaksimal mungkin melakukan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Minimal memakai masker sudah keniscayaan, peringatan terus dilakukan, karena kita tidak ingin (terjadi penyebaran yang sangat tinggi,” paparnya.

Sekda menambahkan aktivitas pasar masih berjala seperti biasa.

“Pasar beraktivitas seperti biasa, tapi saya ingin seperti kemarin penangan di Sadangserang, ketik mereka sudah mengetahui, kemudian kontak erat sama siapa, sudah mereka isolasi mandiri,” tambahnya.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Ini Alasan Pemkot Bandung Tak Tutup Pasar Baru Meski Ada yang Positif Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *